Boking PSK yang Datang Waria, Pemuda 17 Tahun di Nunukan Lapor Polisi Jadi Korban Penipuan

Nama asli pelaku Armadi, kalau MiChat bernama Vidya alias Sindi Lin atau Puput Real, pelaku berdomisili di Kecamatan Sebatik

Bella
Selasa, 14 Maret 2023 | 09:36 WIB
Boking PSK yang Datang Waria, Pemuda 17 Tahun di Nunukan Lapor Polisi Jadi Korban Penipuan
Ilustrasi prostitusi online. [Istimewa]

SuaraKalbar.id - Seorang pemuda berusia 17 tahun lapor polisi usai menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh seorang waria dengan nama asli Armadi (25).

Kejadian tersebut bermula saat korban memesan pekerja seks komersial (PSK) melalui aplikasi MiChat.

Merasa cocok dengan sosok di MiChat dengan profil perempuan atas nama Vidya, pemuda tersebut pun membuat janji bertemu di sebuah hotel di Nunukan, Kalimantan Utara.

Ketika sosok yang dipesannya melalui aplikasi 'hijau' itu datang, tanpa disangka ternyata muncul seorang waria.

Baca Juga:Konten Makan Kulit Babinya Viral, Lina Mukhrejee Tak Terima Dihujat: Apakah Kamu Suci 100%?

Pemuda tersebut pun merasa tertipu atas kejadian yang menimpanya sehingga melapor ke Polisi. Terlebih, pemuda tersebut juga mengalami pemerasan.

Mendapatkan laporan tersebut, polisi pun bergerak dan menangkap seorang waria dengan nama asli Armadi (25).

Armadi diamankan aparat kepolisian atas laporan penipuan dan pemerasan layanan sek melalui aplikasi MiChat.

Kapolsek Kota Nunukan, Iptu Sony Dwi Hermawan mengungkapkan, pelaku yang berdomisili di Kecamatan Sebatik tersebut kerap berganti-ganti nama dalam menjajakan layanan seks di aplikasi MiChat kepada palanggan.

“Nama asli pelaku Armadi, kalau MiChat bernama Vidya alias Sindi Lin atau Puput Real, pelaku berdomisili di Kecamatan Sebatik,” ujar Soni sebagaimana dikutip dari uanggahan instagram Info Samarinda, Selasa 14 Maret 2023.

Baca Juga:Turis Wanita Asal Italia yang Viral di Media Sosial Diamankan Imigrasi Denpasar

Unggahan tersebut pun sontak mendapatkan berbagai respon dari warganet.

News

Terkini

Ia pun berharap, ada bantuan benih padi dari Pemkot Singkawang untuk ditanam kembali.

News | 20:37 WIB

"Jadi lihat lagi nanti bagaimana ke depannya, semoga ada jalan keluarnya," harapnya.

News | 19:31 WIB

Banjir udah berlangsung selama tiga hari, kondisi air terus mengalami kenaikan sejak kemarin

News | 19:03 WIB

Berikut bacaan Surah Yasin dalam abjad latin lengkap dengan terjemahannya:

News | 20:58 WIB

Kejadian amblas sedalam 1 meter lebih dan hampir memakan separuh jalan ini sudah terjadi sejak Selasa

News | 20:28 WIB

Dampak banjir di sentra harga cabai naik. Sejak seminggu yang lalu harganya naik sebesar Rp20 ribu sampai dengan Rp25 ribu per kilogram

| 20:05 WIB

Hasil investigasi dan penyelidikan menunjukkan bahwa berita tersebut tidak benar adanya dan merupakan hoaks belaka

News | 19:57 WIB

Selain produk jurnalisme, stakeholder media juga membutuhkan keberadaan para content creator, influencer, key opinion leaders.

News | 06:20 WIB

Saat dilakukan introgasi terduga pelaku mengakui bahwa ia adalah pelaku dari pembunuhan terhadap NA tersebut

News | 22:16 WIB

Pekerja tersebut melihat bungkusan plastik tersebut dalam keadaan sobek dan terlihat seperti kaki bayi

News | 23:08 WIB

Korban diduga meninggal karena mengalami tindak pidana kekerasan dengan benda tumpul

News | 22:44 WIB

Banjir yang terjadi di Semelagi Kecil merupakan air kiriman dari Bengkayang dan Sambas, hal ini dikarenakan debit air lebih tinggi dibandingkan tanggul yang ada

News | 22:36 WIB

Jadi kemarin, almarhum (Susi) bersama suami, mertua, ipar, dan anaknya didampingi satu orang perawat diangkut dengan kapal menuju Pontianak

News | 21:40 WIB

Saat subuh saya keluar rumah itu sudah banjir setinggi mata kaki orang dewasa. Saya lihat pagi-pagi airnya masih jernih, tidak lama kemudian tiba-tiba air jadi keruh

News | 21:30 WIB

Data terbaru dampak banjir di Sambas sejak terjadi awal Maret 2023 yakni merendam 13 kecamatan dan 51 desa, masyarakat yang terdampak sebanyak 63.519 jiwa

News | 23:06 WIB
Tampilkan lebih banyak