Kisah Rio, PMI Korban TPPO asal Singkawang di Myanmar, Disuruh Jadi Perempuan Buat Tipu Orang Amerika

Pada 4 Mei 2023, mereka pun diberangkatkan ke Kamboja melalui Singapura dengan menggunakan taksi.

Bella
Rabu, 19 Juli 2023 | 19:34 WIB
Kisah Rio, PMI Korban TPPO asal Singkawang di Myanmar, Disuruh Jadi Perempuan Buat Tipu Orang Amerika
Ilustrasi crypto app. [Jeremy Bezanger/Unsplash]

SuaraKalbar.id - Satu dari sembilan pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar) yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Myanmar, Rio mengaku dipaksa untuk menjadi pelaku penipuan investasi bodong lintas Negara.

"Saya dipaksa untuk menipu beberapa korban yang ada di Myanmar dan Thailand," kata Rio memaparkan pengalamannya saat kembali ke Singkawang, mengutip Antara Rabu (19/7/2023).

Rio bercerita, awalnya ia berniat mengadu nasib untuk mencari peruntungan di Myanmar atas ajakan temannya.

Dirinya kemudian berangkat dari Singkawang ke Pontianak dengan menggunakan taksi pada awal April 2023 menuju Bali.

Baca Juga:Korban TPPO di Sleman Curhat ke Mensos Risma, Kebanyakan Dililit Utang

"Di Bali saya tinggal selama dua minggu, sambil menunggu proses dokumen keberangkatan," katanya.

Pada 4 Mei 2023, mereka pun diberangkatkan ke Kamboja melalui Singapura dengan menggunakan taksi.

"Begitu sampai di Kamboja, kami dijemput oleh mobil salah satu perusahaan, ada orang Tiongkok di dalamnya," kata Rio.

Setelah sampai, kata Rio, mereka disuruh istirahat selama tiga hari.
Selanjutnya mereka disuruh bekerja, yang telah disiapkan komputer dan perangkat elektronik lainnya.

"Tapi kami masih belum tau, pekerjaan apa yang akan kami lakukan," kata Rio.

Baca Juga:Temui Korban TPPO di Sleman, Mensos Risma Pastikan Siap Beri Bantuan

Setelah dua minggu, baru ia tahu pekerjaan tersebut adalah melakukan penipuan investasi bodong (crypto)

"Kami disuruh menyamar jadi perempuan untuk menipu orang-orang Amerika dengan modus investasi bodong (cripto)," tuturnya.

Lanjut ceritanya, setelah empat bulan bekerja di Kamboja, salah satu rekannya dipaksa oleh salah satu bos untuk pergi ke Thailand.

"Dia berangkat ke Thailand sendiri, selanjutnya kami diberangkatkan lagi dengan dibagi dua grup," kata Rio.

Pada proses keberangkatan itu, kata Rio, dirinya sebenarnya sudah berniat untuk kabur, namun salah satu bos sudah mengambil semua foto mereka, sehingga kalau memang nekat kabur, dikhawatirkan akan terjadi apa-apa pada mereka.

"Pasalnya, saya sempat melihat dua orang Taiwan dipukul sampai tidak bisa bangun. Dari kejadian itu, saya mengurungkan niat saya untuk kabur," ujarnya.

Sekitar pukul 02.00 WIB, sampailah mereka di suatu tempat, yang mana handphone dan paspor mereka langsung diambil semua. Kemudian, sekitar pukul 07.00 WIB, mereka dibawa lagi ke suatu tempat/wilayah yang terdapat sungai kecil.

"Di tempat itu saya kaget karena melihat banyak orang memegang senjata laras panjang dengan berpakaian biasa," ungkapnya.

Daerah tersebut diketahuinya adalah Negara Myanmar. Mengetahui hal itu, dia pun sering meminta untuk pulang kepada bosnya.

"Selama tiga bulan saya diberi PHP (pengharapan palsu) terus sama bos saya, malahan saya dipaksa kerja terus. Kalaupun memaksa harus pulang, saya diminta tebusan sekitar Rp130 juta. Mana ada saya uang sebanyak itu," ujarnya.

Dari kejadian yang dialaminya itulah, dia pun terpaksa menghubungi rekannya di Singkawang bernama Rikky, dan ada pula beberapa instansi di Myanmar yang ikut membantu kepulangan Rio bersama rekan-rekannya ke Indonesia.
.
"Saya sering berkomunikasi dengan Rikky, bagaimana caranya agar saya dan rekan-rekan saya bisa keluar dari Myanmar. Saya ucapkan terima kasih kepada mereka yang sudah ikut membantu kami," ucap Rio.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini