Bahasa Tiochiu (Tiociu, Teochew) merupakan bahasa ibu dari suku Tionghoa Tiochiu.
Bahasa ini berkerabat dengan bahasa Hokkien (Tiochiu dan Hokkien/Min-nan diklasifikasikan dalam rumpun Min) dan penutur kedua bahasa dapat cukup mengerti kedua bahasa meski tidak seluruhnya.
Orang-orang Tiochiu di Indonesia berasal dari berbagai kota di Provinsi Giangdong, Republik Rakyat Tiongkok.
Beberapa daerah di Kalimantan Barat yang menuturkan bahasa Tiochiu yaitu Pontianak dan Kabupaten Ketapang.
Baca Juga:Jawab Keresahan Angkatan Muda, JET Centre Buka Program JETC's First Class TOEFL Preparation
3. Bahasa Khek
Bahasa Khek atau Hakka adalah bahasa yang dituturkan oleh orang Hakka, yakni suku Han yang tersebar di kawasan pegunungan provinsi Guangdong, Fujian dan Guangxi di Republik Rakyat Tiongkok/Cina.
Masing-masing daerah ini juga memiliki khas dialek Hakka yang agak berbeda tergantung provinsi dan juga bagian mana mereka tinggal.
Bahasa Hakka diwariskan dari bahasa rakyat Tiongkok Utara yang mengungsi ke selatan Tiongkok sejak periode Dinasti Song dan Dinasti Yuan, namun meskipun demikian diketahui bahasa Khek berbeda dengan bahasa Mandarin.
Di Kalimantan Barat sendiri, mayoritas warga Tionghoa yang menggunakan bahasa Khek berlokasi di daerah Singkawang.
Baca Juga:BREAKING NEWS: 1.481 Hektare Lahan Terbakar, Kualitas Udara di Kubu Raya Masuk Zona Kuning
Demikian 3 jenis bahasa Tionghoa yang digunakan di Kalimantan Barat. Meskipun berbeda dengan bahasa Mandarin, bahasa Tionghoa tersebut diketahui juga dituturkan di beberapa negara meskipun tidak semua kosa kata digunakan.