Kalbar Sentuh 4.304 Kasus Demam Berdarah, Begini Cara Cegah DBD dan Gigitan Nyamuk

Demam berdarah bukan penyakit musiman, timbul sepanjang tahun. Sampai akhir bulan Oktober 2023 jumlah kasus di Kalimantan Barat sebanyak 4.304 kasus dan kematian 48 orang

Bella
Kamis, 07 Desember 2023 | 08:00 WIB
Kalbar Sentuh 4.304 Kasus Demam Berdarah, Begini Cara Cegah DBD dan Gigitan Nyamuk
Ilustrasi dbd - perbedaan DBD dan tipes. (Pixabay/wikiImages)

Namun dalam penggunaan produk pengusir nyamuk harus memperhatikan aspek keamanan, terkhususnya jika memiliki bayi dan anak-anak atau penderita asma di rumah.

Obat nyamuk bakar dan elektrik dinilai cukup efektif untuk mengusir nyamuk. Namun, asap dan bahan kimia yang terkandung di dalamnya berpotensi menyebabkan masalah kesehatan, seperti gangguan pernapasan dan iritasi.

2. Pasang kelambu atau gunakan kipas angin

Ilustrasi tidur dengan kelambu. [Shutterstock]
Ilustrasi tidur dengan kelambu. [Shutterstock]

Dalam menghindari gigitan nyamuk, dapat pula memasang kelambu di sekeliling tempat tidur untuk menghalau gigitan nyamuk.

Baca Juga:Tertinggi, Indeks Pembangunan Manusia di Kalbar Capai Nilai 70,47 Poin

Selain itu, menghidupkan kipas angin juga dapat mencegah nyamuk menempel dan menggigit kulit.

3. Pastikan tidak ada genangan air

Genangan air merupakan tempat ideal bagi nyamuk untuk bertelur dan berkembang biak. Oleh karena itu, pastikan tidak ada air yang menggenang dengan cara menutup wadah atau benda seperti ember, kaleng bekas, dan sampah plastik.

Untuk tempat penampungan air sendiri, dapat juga menaburkan larvasida agar jentik nyamuk tidak berkembang biak.

4. Bersihkan lingkungan sekitar rumah

Baca Juga:KPU Kalbar Lepas 6 Peti Isi Logistik untuk Pemilu 2024

Menjaga kebersihan lingkungan di sekitar rumah juga merupakan hal yang penting dilakukan guna mencegah gigitan nyamuk.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini