Namun dalam penggunaan produk pengusir nyamuk harus memperhatikan aspek keamanan, terkhususnya jika memiliki bayi dan anak-anak atau penderita asma di rumah.
Obat nyamuk bakar dan elektrik dinilai cukup efektif untuk mengusir nyamuk. Namun, asap dan bahan kimia yang terkandung di dalamnya berpotensi menyebabkan masalah kesehatan, seperti gangguan pernapasan dan iritasi.
2. Pasang kelambu atau gunakan kipas angin
![Ilustrasi tidur dengan kelambu. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/04/17/32866-ilustrasi-tidur-dengan-kelambu.jpg)
Dalam menghindari gigitan nyamuk, dapat pula memasang kelambu di sekeliling tempat tidur untuk menghalau gigitan nyamuk.
Baca Juga:Tertinggi, Indeks Pembangunan Manusia di Kalbar Capai Nilai 70,47 Poin
Selain itu, menghidupkan kipas angin juga dapat mencegah nyamuk menempel dan menggigit kulit.
3. Pastikan tidak ada genangan air
Genangan air merupakan tempat ideal bagi nyamuk untuk bertelur dan berkembang biak. Oleh karena itu, pastikan tidak ada air yang menggenang dengan cara menutup wadah atau benda seperti ember, kaleng bekas, dan sampah plastik.
Untuk tempat penampungan air sendiri, dapat juga menaburkan larvasida agar jentik nyamuk tidak berkembang biak.
4. Bersihkan lingkungan sekitar rumah
Baca Juga:KPU Kalbar Lepas 6 Peti Isi Logistik untuk Pemilu 2024
Menjaga kebersihan lingkungan di sekitar rumah juga merupakan hal yang penting dilakukan guna mencegah gigitan nyamuk.