Waspada! Kanker Usus Besar Mengintai Usia Muda, 30 Persen Pasien Berusia di Bawah 40 Tahun

Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan negara maju yang berada di kisaran 10 persen.

Suhardiman
Kamis, 05 Februari 2026 | 12:07 WIB
Waspada! Kanker Usus Besar Mengintai Usia Muda, 30 Persen Pasien Berusia di Bawah 40 Tahun
Ilustrasi kanker usus besar (kolorektal). (Shutterstock)
Baca 10 detik
  • 30 persen kasus kanker usus besar di Indonesia diderita pasien berusia di bawah 40 tahun, lebih tinggi dari negara maju.
  • Perubahan lingkungan dan kebiasaan sedari dini, terutama konsumsi makanan olahan, meningkatkan risiko kanker lebih cepat.
  • Pembentukan sel kanker memerlukan waktu 5 hingga 20 tahun sehingga penting investasi kesehatan sejak muda.

SuaraKalbar.id - Kanker usus besar (kolorektal) kini tidak lagi identik dengan usia lanjut. Fakta terbaru menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, semakin banyak pasien kanker kolorektal berasal dari kelompok usia muda.

Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD-KHOM, FINASIM, FACP, mengungkapkan bahwa sekitar 30 persen kasus kanker usus besar di Indonesia dialami oleh pasien di bawah usia 40 tahun. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan negara maju yang berada di kisaran 10 persen.

“Di negara-negara maju yang di bawah umur 40 tahun itu sekitar 10 persen, di Indonesia 30 persen, jangan hanya kita kelihatan sederhana kankernya sedikit, jadi fenomena yang kita lihat sekarang ini semakin muda dan semakin banyak,” katanya, melansir Antara, Kamis, 5 Februari 2026.

Ia mengatakan bahwa faktor risiko terbesar kanker 90 persen dipengaruhi oleh lingkungan dan kebiasaan sedari dini yang dalam kurun waktu tertentu dapat berdampak di usia lebih lanjut.

Namun saat ini, dengan perubahan lingkungan dan gaya hidup yang sudah mengalami pergeseran lebih awal dapat membangkitkan sel kanker lebih cepat termasuk karena kebiasaan konsumsi makanan olahan ultra.

Selain itu, makanan produksi industri kini juga semakin banyak dan mudah didapat, dan pembentukan sel kanker dari berupa benjolan membutuhkan waktu 5-20 tahun. Jika terpapar terus menerus dengan bahan makanan industri dengan tambahan persevatif maka pajanan karsinogen pembentuk kanker akan semakin dini.

“Sebetulnya yang muda-muda sudah harus mau menginvestasi kesehatannya dari sekarang, apa yang dimakan agar mencegah kanker yang tumbuhnya di usia tua,” kata dia.

Prof. Aru mengatakan setiap hari tubuh membelah sel dan bisa saja dalam satu hari pembelahan tersebut menjadi abnormal sehingga ada 1 juta risiko terjadinya kanker.

Maka itu perlunya asupan makanan dan keseimbangan pola hidup yang baik untuk membantu tubuh mempersiapkan sel yang baik dengan cara hidup sehat serta berolahraga dan mempertahankan berat badan ideal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini