SuaraKalbar.id - Sebuah rekaman video viral di media sosial, dalam video tersebut nampak sejumlah warga yang sedang merusak keris dengan berbagai alat.
Rekaman video itu diawali dengan salah seorang warga yang terlihat membawa satu karung penuh berisi keris. Keris-keris tersebut lantas dirusak dengan gerinda. Sementara yang lain merusak keris, warga yang lain juga meneriakkan takbir.
Akun Twitter @PakatDayak, salah satu yang mengunggah video tersebut menyebut, perbuatan tersebut tidak seharusnya dilakukan.
"Saya tonton sampai habis.. Meskipun tidak ada mandau.. Manusia-manusia ini semestinya tidak layak berada di Indonesia... Gais, mari kita lambungkan #SaveKeris sebagai bentuk kecintaan kita kepada budaya warisan nenek moyang kita," tulisnya pada Senin (3/7/2020).
Unggahan yang sudah disukai dan di-retweet ribuan kali tersebut mengundang berbagai reaksi dari warganet di twitter. Tidak sedikit dari para netizen yang menyayangkan perbuatan tersebut.
"Sedih, miris, marah melihat orang2 yang masih berpikiran bahwa keris adalah benda musrik. Kenapa harus keris yang dihancurkan? Apa tidak melihat dari segi seni? Dibalik itu ada orang-orang yang membuat dengan kesungguhan, dengan kecintaan mereka untuk melestarikan budaya," tulis akun @intanpangest.
Sementara, ada pula warganet lain yang mempertanyakan maksud perusakan keris dan adanya teriakan takbir dalam kegiatan tersebut.
Keris merupakan salah satu warisan dunia yang diakui UNESCO sejak 25 November 2005. Hal ini diungkapkan salah satu pegiat keris nusantara, Wayan Suteja Neka.
"Dunia telah mengakui keberadaan keris Indonesia sekaligus mendapat penghargaan dunia sejak 25 November 2005," kata pendiri sekaligus Direktur Museum Neka Ubud Pande Wayan Suteja Neka kepada Antara, Kamis (17/7/2008).
Baca Juga: Terkonfirmasi Positif COVID-19, Begini Kondisi Kapolres Lhokseumawe
Ia mengatakan, sejumlah negara, antara lain Singapura, Brunei Darussalam, dan Filipina, hingga kini belum berhasil mengukuhkan kerisnya untuk diakui dunia. Keris Indonesia, termasuk Bali, diakui sebagai karya agung warisan dunia.
Berita Terkait
-
Polda NTB Ungkap Sindikat Narkoba, Ditemukan 2 Kg Sabu dan Keris
-
Video Begal Gagal Beraksi sampai Gelantungan di Bak Truk, Panen Hujatan
-
Viral Istri Sah Grebek Suami Bersama Wanita Lain, Publik Geram
-
Mahasiswanya Viral Jadi Pelaku Fetish, Begini Tanggapan Unair
-
Viral Video Orang Tenggelam, Ternyata Hanya Pura-pura
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Putus Cinta Berujung Tragis, Kakak Beradik di Pontianak Aniaya Mantan Pacar
-
Bukan Gula atau Tepung, Plastik Justru Jadi Biang Pedagang Kue Pontianak Terjepit
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat
-
Empat Tahun Bintang 5, Bank Kalbar Disebut Kelas Nasional: Prestasi Nyata atau Sekadar Label?