SuaraKalbar.id - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono kini membatasi aktivitasnya.
Hal ini dilakukan usai sang istri, Yanieta Arbiastuti dinyatakan positif Covid-19.
"Saat ini saya masih membatasi diri untuk sementara waktu hingga benar-benar dinyatakan negatif melalui tes usap ulang. Ini untuk memastikan bahwa saya benar-benar negatif dari Covid-19," ungkap dalam keterangan tertulisnya di Pontianak, Selasa.
Edi berharap warga bisa mematuhi protokol kesehatan sehingga tidak terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 di Kota Pontianak.
"Saya meminta masyarakat untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan sehingga tidak menimbulkan kluster baru," ujarnya.
Untuk diketahui, Edi sebelumnya menceritakan kalau istrinya dinyatakan positif Covid-19. Yanieta terpapar tanpa menunjukkan gejala sebelumnya (OTG).
Ia juga menyebut, sebelum dinyatakan positif sang istri memang banyak kegiatan.
"Beliau (istri saya) dalam sepekan terakhir memang banyak kegiatan, mulai dari kegiatan membagikan masker yakni kegiatan TP PKK Kota Pontianak, kemudian sempat menghadiri atau melayat temannya yang meninggal dan termasuk menghadiri pesta ulang tahun salah seorang temannya, serta menghadiri kegiatan manggrove di Kabupaten Mempawah," ujar Edi.
Imbas dari temuan tersebut, semua yang melakukan kontak dengan Yanieta menjalani tes usap dan beruntung hasilnya negatif.
Baca Juga: Diisolasi karena Positif Corona, Menag Lagi Santap Telur Sambil Nonton TV
"Saat ini istri saya menjalani isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan ketat oleh tim medis. Alhamdulillah kesehatan beliau saat ini sehat dan tetap menjalankan aktivitas olahraga di rumah," ungkapnya.
Kendati begitu, Edi dan anak-anaknya tetap menjalani isolasi mandiri terpisah tempat dengan sang istri meski hasil tes swabnya negatif.
Pihak Dinkes Kota Pontianak terus melakukan penelusuran (tracing) terhadap orang-orang yang sebelumnya melakukan kontak dengan Yanieta. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Segini Besaran Zakat Fitrah 2026 di Singkawang
-
Tips Menjaga Berat Badan Stabil Saat Ramadan dari Dokter Spesialis Olahraga
-
Operasi Pasar Murah di Melawi Kalbar: Paket Sembako Rp50 Ribu
-
Lonjakan Penumpang Bandara Singkawang Jelang Cap Go Meh 2026 Tembus Dua Kali Lipat
-
Polisi Tertibkan 33 Pengendara Knalpot Brong di Singkawang