SuaraKalbar.id - Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak, Kalimantan Barat mengamankan seorang pria atas kasus pembunuhan terhadap ibu dan anak bernama Sumi dan Geby.
Pria bernisial AM tersebut merupakan suami Sumi. Ia sempat minum racun saat hendak ditangkap oleh polisi. Namun berhasil diamankan pada Jumat (2/10/2020).
"Terduga diringkus, Jumat dini hari, dan pada saat akan diamankan terduga mencoba bunuh diri dengan meminum sejenis cairan racun," ujar Kapolresta Pontianak, Komisaris Besar Polisi Komarudin seperti dikutip dari Antara.
Dia menerangkan polisi meringkus terduga pembunuhan itu atas laporan masyarakat yang mencurigai terduga berada tidak jauh dari TKP atau rumah korban pembunuhan.
"Mendapat informasi itu, maka tim kami langsung menindaklanjutinya, sehingga orang yang selama ini dicurigai itu bisa ditangkap," katanya.
Lebih lanjut, Komarudin mengatana AM sempat dirawat secara intensif di RS Bhayangkara Anton Sujarwo di Pontianak akibat perbuatannya.
Pengakuan Pelaku
Kepada polisi, AM mengakui segala perbuatannya nekat membunuh Sumi dan Geby.
"Saya sendiri yang melakukannya, saya pukul pakai besi keduanya," katanya saat interogasi oleh petugas kepolisian di Mapolresta Pontianak, Jumat (2/10).
Baca Juga: Asyik, Uniqlo Akan Buka Toko di Pontianak Tahun Depan
Ia mengaku tega menghabisi nyawa istrinya lantaran terbakar api cemburu Sumi kerap berkomunikasi dengan teman lelakinya.
"Dia (Sumi) mau berpisah sama saya, saya ada curiga sama kawannya, sering komunikasi lewat HP. Saya lihat HP nya,masa istri saya dikirimkan video tak senonoh," ungkapnya.
Tak hanya itu, AM juga mengatakan kala hubungannya dengan sang istri sudah mulai retak.
Menurut pengakuannya, AM mengajak Sumi untuk tinggal di rumah sendiri, namun hal itu ditolak sang istri.
Permasalahan kerap kali datang menghampiri keduanya, sehingga membuat keduanya sering bertengkar.
"Rumah tangga saya dengan Sumi sudah kacau pak. Saya sebenarnya mau bawa dia kerumah sendiri, tapi dia malah memarahi saya pak," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
BRI Peduli Nyepi 2026: 2 Desa di Bali Terima 2.000 Paket Sembako
-
Pedagang Pakaian di Simeulue Sepi Pembeli Jelang Lebaran 2026, Daya Beli Masyarakat Menurun
-
Lonjakan Perdagangan Ternak di Pasar Hewan Aceh Besar Jelang Tradisi Meugang Lebaran 2026
-
6 Sopir Travel Terindikasi Positif Narkoba
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah