SuaraKalbar.id - Prajurit TNI yang tergabung dalam tim Satgas Pamtas Yonif 642/Kps menggagalkan upaya penyelundupan 24 botol minuman keras atau miras dan tiga jeriken racun rumput oleh warga di Dusun Lubuk Tengah, Desa Lubuk Sabuk, Kec. Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Komandan Satgas Yonif 642/Kps Letkol (Inf) Alim Mustofa dalam keterangan tertulisnya di Sanggau, Rabu (14/10/2020), mengatakan terungkapnya kasus penyelundupan itu saat tim melakukan patroli rutin di kawasan perbatasan.
Saat melakukan patroli ada warga yang melihat satu orang mencurigakan masuk ke wilayah Malaysia melalui jalur tikus di JIPP atau Jalan Inspeksi Patroli Perbatasan sektor Pos Lubuk Tengah dengan ciri-ciri menggunakan kaos oblong putih, celana pendek hitam, dan membawa tas ransel warna hitam.
"Mendapat informasi itu Danpos Lubuk Tengah langsung memerintahkan enam orang anggotanya untuk melaksanakan penghadangan di jalur JIPP itu," kata Alim.
Baca Juga: 4 Lokasi Tes Swab COVID-19 Gratis di Pontianak dan Kalimantan Barat
Kemudian, sekitar pukul 21.20 WIB mereka melihat cahaya yang muncul dari jalan menuju JIPP, sehingga anggota langsung mengejar orang tersebut. Namun orang itu melempar sebuah karung ke arah semak-semak dan melarikan diri masuk kembali ke dalam hutan menuju ke Malaysia.
Setelah diperiksa, karung yang berlapis dua tersebut berisi sebanyak 12 botol minuman keras jenis Vodka, kemudian 12 botol Arak Guci, dan tiga jeriken racun rumput sebanyak 12 liter.
"Sudah menjadi tugas kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat di perbatasan dengan melakukan penyekatan di jalur-jalur tidak resmi yang rawan dilewati pelaku penyelundupan," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Pembunuhan Jurnalis Kalsel: KSAL Jamin Transparansi Proses Hukum Oknum TNI AL
-
BRI Pegang Peran Penting dalam Penyaluran KUR di Kalimantan Barat
-
Panglima Diminta Bersikap, Tarik Mundur atau Pensiunkan TNI yang Duduki Jabatan Sipil di Luar UU
-
RUU TNI: Karpet Merah Jenderal Nonjob Duduki Jabatan Sipil
-
Usul Prajurit TNI Bebas Isi Jabatan Sipil, Pakar Pertahanan: Bukan Dwifungsi, Tapi Multifungsi
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
Terkini
-
Desa Wunut Bagikan THR dan Jaminan Sosial, Bukti Nyata Inovasi Desa Berkat Program BRI
-
Panduan Jelajah Bukit Kelam: Destinasi Wisata di Sintang yang Menakjubkan
-
Mengenal Tradisi Gawai Dayak: Tempat Liburan Sekaligus Menyelami Budaya Lokal
-
Rute Perjalanan Darat dari Pontianak ke Kapuas Hulu: Apa yang Perlu Kamu Siapkan?
-
Kuliner Khas Kalimantan Barat: 7 Makanan yang Wajib Dicoba Saat Liburan