SuaraKalbar.id - Duka mendalam dirasakan keluarga Mia Trasetyani atau Mia Zet Wadu, salah satu pramugari pesawat Sriwijaya Air SJ 182.
Pihak keluarga tak henti-hentinya mendoakan keselamatan Mia Trasetyani yang merupakan salah satu flight attendant pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) sore.
Orangtua Mia Trasetyani mengaku terpukul mendengar kabar pesawat yang ditumpangi anaknya hilang kontak pada hari itu.
Ibunda Mia, Ni Luh Sudarni tak kuasa menahan kesedihan sembari memantau informasi dari layar kaca terkait pencarian korban Sriwijaya Air SJ 182.
Dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com), Ni Luh Sudarnia mengaku tidak memiliki firasat sebelum kejadian.
Hanya saja, ia merasa janggal, sang putrinya tak menelepon dirinya sepeti biasa yang dilakukan sebelum terbang.
"Saya tidak memiliki firasat apapun, tapi memang tumben kemarin dia tidak menelepon sebelum terbang, biasanya dia menelepon," ujarnya.
Sejak menjadi pramugari, Mia Trasetyani tinggal di Jakarta, berpisah dari orangtuanya yang menetap di Desa Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar, Bali.
Ni Luh Sudarni mengatakan anak kesayangannya terakhir kali pulang pada September 2020 lalu. Dia pun kini hanya bisa berharap Sang Pencipta memberikan kejaiban untuk anak perempuan satu-satunya tersebut.
Baca Juga: Mahasiswa Jogja Lolos dari Maut Sriwijaya Air Jatuh Berkat Perintah Ibu
"Saya masih berharap mukjizat," ujar Ni Luh Sudarnia.
Tukar Jadwal
Kesedihan juga dirasakan kakak Mia Trasetyani, Ardi Samuel Cornelis Wadu yang mengaku sempat berkomunikasi dengan sang adik via WhatsApp sebelum kejadian.
"Ya kami sempat chat di WA sebelum dia terbang. Kami bercanda soal nama anjing yang baru kami dapat. Kami berdebat soal nama sambil canda," kenang Samuel.
Pria 25 tahun itu juga sempat heran adiknya tak menelepon sang ibu sebelum terbang pada Sabtu lalu, tak seperti biasanya.
Dia menyebut, berdasarkan info yang didapatkannya sebenarnya Mia Trasetyani tidak seharusnya flight dengan Sriwijaya Air SJ 182 pada siang itu karena bukan jadwalnya. Namun, ada teman Mia yang meminta tukar jadwal dan Mia menyanggupinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian