Scroll untuk membaca artikel
Husna Rahmayunita
Senin, 22 Februari 2021 | 19:51 WIB
ILUSTRASI: Tahanan kabur dari sel. ANTARA/Shutterstock/am.

SuaraKalbar.id - Kapolsek Pontianak Utara AKP Hery Purnomo dicopot dari jabatannya. Kapolsek Pontianak Utara dicopot sebagai buntut insiden dua tahanan kabur dari rutan.

Dua tahanan Mapolsek Pontianak Utara kabur pada Jumat (19/2/2021) bernama Faisal dan Meki.

Meski keduanya berhasul ditangkap, namun tidak merubah pencopotan jabatan Kapolsek Pontianak Utara.

"Barusan kita lakukan serah terima jabatan (Kapolsek). Jadi ini memang risiko dari kepemimpinan. Sehingga kita harapkan ini menjadi contoh bagi kapolsek lain dan seluruh personel," tegas Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Leo Joko Triwibowo usai upacara sertijab di Mapolsek Pontianak Utara, Senin (22/2/2021).

Baca Juga: Sebelum Kabur, Tahanan Bandar Narkoba Terima Uang Rp 10 Juta

Karena, lanjut Leo, menjaga keamanan dan pengawasan tahanan adalah tanggung jawab yang harus betul-betul diprioritaskan.

Sebagaimana diketahui, jabatan Hery digantikan oleh AKP Feby Rando yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu.

Upacara serah terima jabatan (sertijab) Kapolsek Pontianak Utara kali ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Kalimantan Barat Brigjend Pol Asep Syafrudin.

Upacara sertijab Kapolsek Pontianak Utara, Senin (22/2/2021). (Suara.com/Ocsya Ade CP)

Menurut Leo, upacara sertijab yang dipimpin Wakapolda ini merupakan atensi dari pimpinan tertinggi Polri di Kalimantan Barat, supaya saling menjaga.

"Bapak Wakapolda menginstruksikan supaya seluruh personel khususnya personel jaga di masing-masing polsek maupun polres supaya betul-betul memberikan pengamanan penuh terhadap tahanan-tahanan yang ada di mako," jelasnya.

Baca Juga: Ini Sosok Bandar Narkoba yang Berhasil Kabur saat Berobat di Rumah Sakit

Bak Film Laga

Load More