SuaraKalbar.id - Satu keluarga di Barito tenggelam di Sungai Barito. Peristiwa satu keluarga tenggelam itu terjadi pada Sabtu (13/3/2021) ditemukan.
Diketahui, satu keluarga tenggelam itu saat menyusuri Sungai Barito menggunakan perahu. Namun, perahu yang ditumpanginya itu dihantam gelombang.
Lebih dari 20 jam upaya pencarian, akhirnya Nova Wijayanto (27) yang tengelam di Sungai Barito lantaran perahu yang di tumpanginya tenggelam ditemukan oleh tim rescue beserta warga.
Korban kelotok tenggelam di Sungai Barito, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Batola, ditemukan pada Minggu (14/3/2021) sekitar pukul 09.46 Wita.
“Untuk suaminya Nova Wijayanto tadi temukan warga sekitar pukul 09.46 Wita,” ujar Taufik, salah seorang warga yang bergabung dalam tim pencarian.
Korban kecelakaan tunggal di perairan Sungai Barito ini didapati warga tepatnya di seberang Desa Palingkau Lama, Kalimantan Tengah atau di bagian hulu Desa Jambu Lama.
“Korban didapati warga masih di dalam air waktu itu saat dipancing dengan tali dan nyangkut di tubuh korban dan sekarang sudah dibawa tim yang terdiri dari Basarnas TNI, Polri serta relawan ke rumahnya di Jambu Lama RT 5,” singkatnya.
Sebelumnya kelotok yang ditumpangi Nova Wijayanto (27) dan keluarga kecilnya yang terdiri dari tiga anak dan istrinya terbalik pada Sabtu (13/3/2021) siang sekitar pukul 15.00 Wita.
Kelotok Nova diduga tenggelam lantaran disapu gelombang yang pada saat itu cuaca di Sungai Barito disertai hujan dan angin kencang.
Baca Juga: Astagfirullah! Satu Keluarga Tenggelam di Sungai Barito
Kala itu Nova bersama anggota keluarganya berangkat dari perusahaan Tri Buan Mas (TBM) di Kabupaten Tapin dengan mengendarai kelotok hendak pulang menuju kampung di Desa Jambu Lama, Kecamatan Kuripan.
“Jadi berdasarkan informasi yang didapat istrinya berhasil selamat dan sempat meminta pertolongan pada warga, setelah itu istrinya tidak sadarkan diri dan sekarang ada di kampungnya di Desa Jambu Baru,” kata Taufiq kepada Kanalkalimantan.com.
Kasat Polair Polres Batola AKP Dading Kalbu Adie membenarkan kejadian yang terjadi di wilayah perairan Sungai Barito, Kabupaten Barito Kuala tersebut.
“Iya benar kejadiannya itu sekitar pukul 15.00 WITA tadi di Sungai Barito Desa Jambu Lama, Kecamatan Kuripan, berdasarkan informasi sementara identitas korban tersebut adalah Nova wijayanto (27) sang suami, anak laki-laki dan perempuan yang berusia 6 bulan Abyasa Rava dan Anindita Putri Wijaya, anak tertuanya Radika Wijaya (5) dan Rahma (23) sang istri yang ditemukan selamat, namun masih tidak sadarkan diri,” beber Kasat Pol Air Polres Batola.
Tag
Berita Terkait
-
CERPEN: Sungai dan Pendayung Perahu yang Menunjukkan Eksistensi
-
Angkat Topi untuk Perahu Naga, Raih 4 Emas di SEA Games 2025
-
Hattrick Emas! Tim Perahu Naga Indonesia Rajai Nomor 500 Meter Putra di SEA Games 2025
-
Pecundangi Tuan Rumah Thailand, Tim Perahu Naga Indonesia Sabet Emas Kedua di SEA Games 2025
-
Menyala! Perahu Naga Indonesia Sabet Medali Emas SEA Games 2025
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Waspada! BMKG Rilis Prakiraan Cuaca untuk Sintang dan Sekadau Sepekan
-
Dinkes Kalbar Tingkatkan Kewaspadaan Superflu, Masyarakat Diminta Tetap Waspada Tanpa Panik
-
6 Imigran Gelap Asal Afghanistan dan Afrika Diamankan di Lombok, Ini Perkaranya
-
Kolaborasi PUBG Mobile dan Peaky Blinders Hadirkan Thomas Shelby
-
Gotong Royong Petugas Gabungan Bersihkan Rumah Warga dan Gereja Pascabanjir Sekadau Hulu