SuaraKalbar.id - Landasan Bandara Supadio Pontianak sempat ditutup sementara pascainsiden pesawat Hawk 100 TNI AU overrun, Selasa (16/3/2021).
Lanud Supadio ditutup sementara untuk proses evakuasi pesawat Hawk 100 overrun. Adapun penutupan tak memakan waktu lama.
Menurut informasi yang diterima SuaraKalbar.id, penutupan terjadi dari pukul 15.36-16.15 WIB. Setelah kejadian, landasan tetap beroperasi.
Proses evakuasi pesawat Hawk 100 overrun berlangsung lancar dan kala itu tidak ada penerbangan yang berlangsung.
Selain itu, insiden pesawat overrun pada Selasa kemarin dipastikan tidak mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Supadio.
Oleh karenanya, sejak kemarin aktivitas penerbangan bandara sudah beroperasi normal.
Sementara itu, bila ditilik dari unggahan akun Instagranm @lanud_supadio, ada latihan Alap Gesit tahun 2020 di Lanud Supadio, Selasa.
Latihan itu berupa simulasi berbagai tahapan kegiatan seperti scramble, operasi udara lawan udara defensif (Hanud Pasif), operasi intelijen (pengintaian udara), emergency evacuation akibat serangan udara atau sabotase musuh dan pelaksanaan force down pesawat asing hingga penanganannya.
Baca Juga: Psikolog Dampingi Keluarga Penumpang Sriwijaya Air SJ182 di Bandara Supadio
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kelangkaan Solar Disebut Mulai Lumpuhkan Transportasi Air di Pesisir Kalbar
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak
-
2.253 Telur Penyu Gagal Diselundupkan ke Malaysia, Modus Pelaku Akhirnya Terbongkar
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM