SuaraKalbar.id - Terungkap fakta baru terkait penemuan mayat wanita di Save Hotel Banjarmasin yang sempat menggegerkan warga.
Polisi mengungkap penyebab kematian AN, warga Jakarta yang ditemukan tewas di Save Hotel Banjarmasin, Kalimatan Selatan Rabu (17/3/2021).
Kapolsek Banjarmasin Timur Kompol Susilo memastikan AN meninggal dunia karena sakit.
Hal ini berdasarkan hasil visum dan tidak ditemukannya luka kekerasan pada tubuh korban.
“Kematian korban diduga akibat penyakit asma yang kambuh," ujar Susilo seperti dikutip dari kanalkalimantan.com--jaringan Suara.com, Kamis (18/3/2021).
Di sisi lain, teman pria korban, ML (25) yang sebelumnya dicari, akhirnya datang menyampaikan keterangan ke polisi.
Kepada polisi, ML mengaku dirinya hanya sebatas teman dekat korban. Mereka check in di Save Hotel, Minggu (15/3).
Dugaan kematian AN karena sakit juga diperkuat dengan keterangan saksi yang merupakan pegawai hotel.
Sempat Dipijat
Baca Juga: Geger Ada Mayat Terduduk di Warung Kopi Dagen, Namanya Yanti
Susilo menerangkan, pada abu (17/3) pagi, ML membawa seorang tukang pijat, karena AN dikabarkan sedang mengalami sakit.
Setelah selesai dipijat, ML meminta dua karyawan hotel R dan N, untuk menunggu korban yang saat itu tengah sakit. Sementara itu, ML ingin mengantar si tukang pijat tersebut.
“Karena R dan N takut berada di kamar tersebut, jadi akhirnya mereka keluar, tapi karena kasihan dengan kondisi AN, mereka pun masuk lagi untuk memastikan kondisi AN," ujar Susilo.
“Sebenarnya R dan N sudah menyarankan kepada ML (teman pria AN, red), untuk membawanya ke rumah sakit, karena kondisi korban yang sudah kritis," sambungnya."
Saat kembali masuk ke dalam kamar, dua pegawai hotel itu mendapati korban sudah tidak bernyawa. Sementara itu, jenazah korban telah dibawa ke ruang pemulasaran jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
Terkini
-
Kebakaran di Nanga Pinoh di Momen Lebaran 2026, Sejumlah Bangunan Hangus Terbakar
-
Waspada! Potensi Hujan Sedang di Kalbar Hingga Akhir Maret 2026
-
Jangan Langsung Dicuci! Ini Cara Merawat Baju Olahraga Agar Tetap Awet dan Tidak Bau
-
5 Tanda Anak Kekurangan Protein yang Sering Tidak Disadari, Orang Tua Harus Tahu!
-
Antrean BBM Panjang di Pontianak, Warga Sudah Resah: Benarkah Tidak Langka?