SuaraKalbar.id - Entah apa yang ada dipikiran AH (22), pria yang tega melakukan pencabulan terhadap anak tirinya sendiri M (17).
Kasus ayah cabuli anak tiri ini diungkap polisi. Pelaku telah diamankan setelah korban melapor.
Adapun modus pelaku mencabuli anaknya yakni dengan mengajak ke rumah nenek.
Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori menerangkan, kejadian berawal saat AH yang tinggal di Kalamos, Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah menghubungi anak tirinya.
Dia mengajak korban berkunjung ke rumah nenek di Kelua, Tabalong untuk menghadiri acara keluarga.
M yang tinggal di Martapura lalu berangkat sendiri setelah mendapat izin dari sang ibu. Setelah sampai Amuntai, dia dijemput AH dan langsung menuju ke rumah nenek.
Korban kemudian tidur, namun saat itu bajunya tak sengaja tersingkap hingga sebagian tubuhnya pun terlihat.
Melihat hal itu, pelaku sempat menutupnya menggunakan selimut, tapi muncul niat untuk menyetubuhi korban.
“Bagian tubuh korban sempat diraba, tapi korban segera terbangun dan aksi tak senonoh itu akhirnya gagal dilakukan,” terang AKP Trisna Agus Brata seperti dikutip dari Kanalkalimantan.com (jaringan Suara.com).
Baca Juga: Bejat! Oknum Pengacara di Riau Tega Setubuhi Gadis 15 Tahun dalam Hotel
Setelah kejadian itu, korban langsung menelepon ibunya dan meminta pulang ke Martapura.
Pada malam itu juga pelaku mengantar korban ke terminal Kelua. Namun di tengah perjalanan malah dibelokkan ke sebuah hutan.
Di sana, pelaku memarahi M dan memukulnya dengan tangan kosong dan helm. Akibat kejadian itu korban terjatuh dan sempat ditindih.
Bejatnya, pelaku perusaha kembali menyetubuhi korban saat itu. Korban berusaha memberikan perlawanan dan sempat berkata, "Ingat Pak. Aku anakmu".
Pelaku tersadar dan urung melakukan tindakan kejinya.
"Mendengar hal itu, pelaku tidak jadi merudapaksa dan langsung mengantarnya ke terminal Kelua,” terang Trisna.
Korban lalu menghubungi ayah kandungnya yang berada di Sampit atas kejadian tersebut. Selanjutnya, mereka lapor ke polisi.
Polisi pun berhasil mengamankan pelaku pada Jumat (2/4/2021) malam.
"Saat ini pelaku sudah menjalani proses pemeriksaan petugas di Polres Tabalong dan apabila terbukti melakukan perbuatan tersebut, maka pidana penjara paling lama 15 tahun menanti,” pungkas Trisna.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Tips Menjaga Berat Badan Stabil Saat Ramadan dari Dokter Spesialis Olahraga
-
Operasi Pasar Murah di Melawi Kalbar: Paket Sembako Rp50 Ribu
-
Lonjakan Penumpang Bandara Singkawang Jelang Cap Go Meh 2026 Tembus Dua Kali Lipat
-
Polisi Tertibkan 33 Pengendara Knalpot Brong di Singkawang
-
528 Hunian Sementara di Aceh Utara Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran 2026