Lambaian tangan dan telepon berkamera terlihat manakala kedua kapal saling berpapasan. Ya, mereka juga terlihat bergembira. Begitulah gambaran sederhana di Waterfront City.
SuaraKalbar.id mencoba mengikuti perjalanan kapal menyusuri Sungai Kapuas sambil menunggu berbuka puasa. Untuk naik kapal ini, cukup bayar Rp15 ribu untuk orang dewasa. Kalau anak-anak, cukup bayar Rp10 ribu. Kadang, tidak dipungut bayaran.
Di kapal wisata ini juga terdapat kantin yang menyediakan makanan dan minuman. Ini bisa jadi alternatif pilihan untuk berbuka puasa jika pengunjung tidak membawa takjil.
Sesthya Wara Winnia salah satu pengunjung mengatakan, ia memang sengaja membawa anak-anaknya untuk menikmati sore sambil ngabuburit dengan menyusuri Sungai Kapuas.
Baca Juga: Petaka Tradisi Ngabuburit di Jalur Kereta Api, Dua Bocah Madiun Tewas
"Sudah sering. Karena memang asyik menghabiskan waktu dan memanjakan mata dengan menyusuri sungai pakai kapal ini," ujar perempuan yang tahun ini genap usia 30 tahun.
Sesthya di kapal bercat cokelat ini bersama suami dan dua anaknya yang masih berusia empat dan satu tahun. Keluarga ini duduk di bagian atas dan pinggir kapal.
Si suami juga terlihat sedang asyik mengabadikan foto keluarganya dengan latar Masjid Jami, Jembatan Kapuas I, kapal-kapal dan kehidupan di pinggir sungai.
Warga Kabupaten Kubu Raya (tetangga Pontianak) ini melanjutkan, panorama dan aktivitas masyarakat di pinggiran sungai menjadi suguhan pemandangan tersendiri yang bisa dinikmati menggunakan kapal. Berbeda sebelum ada pembangunan dari pemerintah setempat.
"Mudahan di tempat saya (Kubu Raya) juga begini. Jadi tidak perlu jauh-jauh ke kota," harapnya.
Baca Juga: Daop Madiun Catat 2 Kali Bocah Tertabrak Kereta Saat Ngabuburit di Tepi Rel
Juru parkir di kawasan ini sebelumnya juga sempat diwawancara. Ia mengatakan, Waterfront City ini tidak pernah sepi meski pandemi. Kecuali hujan, maka tak satu pun pengunjung yang bertahan.
Berita Terkait
-
Buka Puasa Asyik, Ayo Ngabuburit Seru di Jakarta Lebaran Fair 2025
-
Jadwal Buka Puasa Pontianak dan Sunah-Sunah Berbuka Puasa
-
7 Kampung Ngabuburit Populer di Jogja yang Harus Kamu Datangi di Akhir Pekan Ramadan
-
Ngabuburit Sambil Berwisata di TMII
-
Sparkling Ramadan Ngabuburit di Taman Kota Peruri: Paduan Acara Spiritual, Harmoni Musik, dan Bazaar
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Desa Wunut Bagikan THR dan Jaminan Sosial, Bukti Nyata Inovasi Desa Berkat Program BRI
-
Panduan Jelajah Bukit Kelam: Destinasi Wisata di Sintang yang Menakjubkan
-
Mengenal Tradisi Gawai Dayak: Tempat Liburan Sekaligus Menyelami Budaya Lokal
-
Rute Perjalanan Darat dari Pontianak ke Kapuas Hulu: Apa yang Perlu Kamu Siapkan?
-
Kuliner Khas Kalimantan Barat: 7 Makanan yang Wajib Dicoba Saat Liburan