Sesthya di kapal bercat cokelat ini bersama suami dan dua anaknya yang masih berusia empat dan satu tahun. Keluarga ini duduk di bagian atas dan pinggir kapal.
Si suami juga terlihat sedang asyik mengabadikan foto keluarganya dengan latar Masjid Jami, Jembatan Kapuas I, kapal-kapal dan kehidupan di pinggir sungai.
Warga Kabupaten Kubu Raya (tetangga Pontianak) ini melanjutkan, panorama dan aktivitas masyarakat di pinggiran sungai menjadi suguhan pemandangan tersendiri yang bisa dinikmati menggunakan kapal. Berbeda sebelum ada pembangunan dari pemerintah setempat.
"Mudahan di tempat saya (Kubu Raya) juga begini. Jadi tidak perlu jauh-jauh ke kota," harapnya.
Juru parkir di kawasan ini sebelumnya juga sempat diwawancara. Ia mengatakan, Waterfront City ini tidak pernah sepi meski pandemi. Kecuali hujan, maka tak satu pun pengunjung yang bertahan.
"Sebelum puasa ramai. Apalagi puasa begini. Ramainya sampai malam," katanya belum lama ini.
Sejak dibangun, Waterfront City ini merupakan tujuan bagi sebagian masyarakat untuk bersantai mulai dari sore hingga malam menjelang. Aneka jajanan dan barang-barang pedagang kaki lima juga tak ketinggalan memenuhi kawasan ini dengan rapi.
Soal kenyamanan dan keamanan jangan khawatir. Di kawasan ini ada beberapa titik pelayanan publik. Seperti pos polisi, WC umum dan lainnya.
Masyarakat yang tadinya berbuka puasa di atas kapal pun bisa segera menunaikan ibadah salat Maghrib. Karena, dipastikan kapal akan bersandar ke tempat semula ketika memasuki waktu Magrib. Ada beberapa surau dan masjid di kawasan Waterfront City ini yang bisa digunakan siapa pun.
Baca Juga: Petaka Tradisi Ngabuburit di Jalur Kereta Api, Dua Bocah Madiun Tewas
Penasaran bagaiamana sensasi ngabuburit dan berbuka puasa di atas kapal? Ayo, luangkan waktu sore Anda bersama keluarga dan kerabat jika berkunjung ke Pontianak.
Kontributor : Ocsya Ade CP
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama