SuaraKalbar.id - Jam di tangan menunjukkan pukul empat sore, pertanda waktu ngabuburit menunggu buka puasa telah tiba. Areal parkiran dan ruas jalan di Gang Irian, Jalan Tanjungpura, Kota Pontianak terlihat penuh.
Semua kendaraan adalah milik pengunjung Waterfront City, di tepian Sungai Kapuas. Meski masih pandemi, sejak awal puasa salah satu destinasi wisata Pontianak ini selalu ramai pengunjung yang tetap menerapkan protokol kesehatan.
Suhu dingin lepas hujan kala itu, masih terasa menusuk kulit. Baru saja masuk sedikit ke sisi Waterfront City, sekelompok anak muda terlihat asik bercengkerama. Ada juga yang berfoto bersama temannya di pinggir pagar.
Ada pula yang berswafoto ria dengan latar sungai dan pemandangan indah Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman di seberangan sana hingga berakhir dengan foto bersama.
Gelak tawa mereka terlihat ketika melihat hasil foto dari layar telepon seluler berkamera. Mereka terlihat gembira, menikmati suasana. Lapar dan dahaga pun tak begitu terasa.
Di sisi lainnya, terlihat sejumlah pengunjung maupun warga setempat beribadah dan tadarusan di surau-surau yang ada di kawasan Waterfront City ini.
Kemudian, terlihat juga sepasang orangtua menggiring tangan seorang anak berusia sekitar tiga tahun, berjalan dari ujung ke ujung promenade. Ada juga orangtua yang sengaja melepas anaknya bermain skuter manual maupun listrik serta motor listrik.
Semua terlihat menikmati suasana dan begitu tenang. Anak-anak juga terlihat berlari ke sana ke mari tanpa lelah.
Dari kejauhan tampak sekelompok orang keluar dari pagar pembatas. Mereka sedang mengantre menaiki sebuah kapal. Tak lama berselang, kapal itu penuh hingga ke bagian atas.
Baca Juga: Petaka Tradisi Ngabuburit di Jalur Kereta Api, Dua Bocah Madiun Tewas
Perlahan, kapal mulai bergerak menuju arah hulu sungai. Ketika kapal itu berangkat, kapal lainnya datang menunggu penumpang lainnya.
Lambaian tangan dan telepon berkamera terlihat manakala kedua kapal saling berpapasan. Ya, mereka juga terlihat bergembira. Begitulah gambaran sederhana di Waterfront City.
SuaraKalbar.id mencoba mengikuti perjalanan kapal menyusuri Sungai Kapuas sambil menunggu berbuka puasa. Untuk naik kapal ini, cukup bayar Rp15 ribu untuk orang dewasa. Kalau anak-anak, cukup bayar Rp10 ribu. Kadang, tidak dipungut bayaran.
Di kapal wisata ini juga terdapat kantin yang menyediakan makanan dan minuman. Ini bisa jadi alternatif pilihan untuk berbuka puasa jika pengunjung tidak membawa takjil.
Sesthya Wara Winnia salah satu pengunjung mengatakan, ia memang sengaja membawa anak-anaknya untuk menikmati sore sambil ngabuburit dengan menyusuri Sungai Kapuas.
"Sudah sering. Karena memang asyik menghabiskan waktu dan memanjakan mata dengan menyusuri sungai pakai kapal ini," ujar perempuan yang tahun ini genap usia 30 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud
-
Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite
-
KUR BRI Antar Perajin Gula Merah Sumenep Tingkatkan Produksi hingga 2 Kali Lipat