SuaraKalbar.id - Ribuan hektare hutan bakau yang berada di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) akan direboisasi oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM).
Reboisasi hutan itu akan dilakukan di lima wilayah Kalbar, meliputi: awasan pesisir Ketapang, Kayong Utara, Mempawah, Sambas dan Kubu Raya.
Kepala BRGM Hartono menerangkan seluas 6.000 hektare hutan di Kalbar perlu segera direboisasi karena kondisinya sudah rusak.
"Perlu segera dilakukan reboisasi guna mencegah terjadinya erosi pantai," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Kamis (29/4/2021).
Dia mengatakan, pemerintah berencana mereboisasi 3,31 juta hektare hutan mangrove di seluruh Indonesia, termasuk sekitar enam ribu hektare hutan bakau di Kalimantan Barat.
"Rehab hutan mangrove sudah dimulai sekarang," katanya.
Menurut data tahun 2007-2010, luas hutan bakau Kalimantan Barat sekitar 177.023 hektare.
Namun, kata Hartono, tidak semua hutan bakau yang telah diidentifikasi dapat segera direhabilitasi.
Penyebabnya, karena sebagian berada di area yang tidak memiliki penghalang ombak.
Baca Juga: Dinas Cipta Karya Kapuas Hulu Akan Tinjau Jembatan Putus di Suka Maju
"Kami sekaligus akan melakukan evaluasi kembali pada lahan hutan mangrove yang sudah diidentifikasi. Apakah saat ini perlu langsung direhab atau diundur dua tahun setelah bangunan pemecah ombak dibuat," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan ada 31 titik hutan bakau dengan luas berkisar 15 sampai 20 hektare yang menurut hasil identifikasi bisa langsung ditanami bibit pohon bakau.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kebakaran di Nanga Pinoh di Momen Lebaran 2026, Sejumlah Bangunan Hangus Terbakar
-
Waspada! Potensi Hujan Sedang di Kalbar Hingga Akhir Maret 2026
-
Jangan Langsung Dicuci! Ini Cara Merawat Baju Olahraga Agar Tetap Awet dan Tidak Bau
-
5 Tanda Anak Kekurangan Protein yang Sering Tidak Disadari, Orang Tua Harus Tahu!
-
Antrean BBM Panjang di Pontianak, Warga Sudah Resah: Benarkah Tidak Langka?