SuaraKalbar.id - Libur Idul Fitri, Objek wisata alam, Danau Laet di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar) tetap buka dan melayani setiap harinya. Namun mewajibkan seluruh pengelola dan pengunjung ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan COVID-19.
"Pada momen lebaran Idul Fitri ini kami tetap buka setiap hari mulai 08.00 - 17.00 WIB. Namun ketat penerapan prokes sesuai edaran Satgas COVID-19 Kabupaten Sanggau perihal penerapan PPKM mikro di tempat wisata," ujar Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Danau Laet, Anselmu saat dihubungi di Sanggau, Sabtu, dilansir dari Antara.
Pengungjung wajib masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi.
"Kami cek setiap pengunjung datang untuk memastikan bahwa prokes dijalankan. Hal itu untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat berwisata di tengah pandemi COVID-19 ini," kata dia.
Lokasi wisata Danau Laet yang merupakan destinasi unggulan di Sanggau tersebut dari Kota Pontianak hanya butuh sekitar dua jam perjalanan darat. Akses menuju lokasi tersebut sudah cukup memadai.
Danau Laet memiliki luas sekitar 800 hektare. Dalam kawasan objek wisata tersebut terdapat 12 gugusan pulau dengan ukuran beragam.
Dengan banyak gugusan pulau-pulau yang tersebar di danau tersebut membuat daya tarik tersendiri dan sensasi saat menyusurinya.
Terdapat dua pulau yang saat ini ada penghuninya. Sebanyak 39 kepala keluarga yang bermukim di sana dan dalam keseharian selain menjadi nelayan air tawar juga ada yang berkebun. Keindahan Danau Laet dengan pesona wisata air dan panorama alam kini terus tertata.
Penataan yang ada tidak terlepas campur tangan warga setempat yang saat ini sudah terorganisasi melalui Pokdarwis Danau Laet.
Baca Juga: Lebaran, Disbudpar Lebak Imbau Pedagang di Tempat Wisata Tidak Aji Mumpung
Ramainya pengunjung di Danau Laet saat ini meski di tengah pandemi COVID-19 tidak terlepas dari semakin bertambahnya fasilitas di kawasan yang dikelola sejak 2017 lalu. Pada awal 2020 pengelola menambah fasilitas vila yang berada di pinggir danau yang mempesona.
Terbaru saat awal tahun dibangun vila dan itu menjadi ikon baru objek wisata di sana. Selain vila, titik foto yang kekinian menambah daya tarik kawasan yang secara administrasi masuk Desa Subah. Sejumlah titik foto atau spot foto yang menarik untuk kebutuhan konten di media sosial pengunjung. (Antara)
Berita Terkait
-
Lebaran, Disbudpar Lebak Imbau Pedagang di Tempat Wisata Tidak Aji Mumpung
-
Masjid Terapung Akan Dibangun di Pontianak, Landmark Baru di Kalbar
-
Antisipasi Libur Lebaran, Polda Jateng Batasi Pengunjung di Objek Wisata
-
Cegah Wisatawan Luar Masuk, Polda Banten Siapkan Delapan Pos Sekat
-
Agam Zona Merah Covid-19, Kapolres: Tutup Objek Wisata
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kelangkaan Solar Disebut Mulai Lumpuhkan Transportasi Air di Pesisir Kalbar
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak
-
2.253 Telur Penyu Gagal Diselundupkan ke Malaysia, Modus Pelaku Akhirnya Terbongkar
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM