SuaraKalbar.id - Sejumlah warga bereaksi seusai mengetahui bangunan masjid disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab.
Masjid Agung Melawi kini terhenti pengerjaannya karena terbelit perkara hukum. Sejumlah tiang dan dinding juga rusak.
Namun bangunannya belakangan sering dijadikan tempat untuk melakukan hal negatif termasuk dicorat-coret dan dijadikan tempat nongkrong. Hal itu diungkapkan oleh perwakilan ormas Islam di Melawi, Maman Rahmad.
Ia bersama gabungan ormas Islam lain lantas memberikan peringatan kepada oknum yang berulah tersebut.
"Kami memasang plang peringatan ini karena sering ditemukan anak anak muda berpasangan ketempat bangunan masjid” ujarnya kepada suarakalbar.co.id -- jaringan Suara.com, Rabu (16/6/2021).
Tak hanya dijadikan tempat berduan, Maman juga mengatakan sejumlah tiang yang ada di masjid dicorat coret dengan gambar yang tidak senonoh.
"Maka kami tidak terima masjid tempat suci dijadikan seperti itu," geramnya.
Pihaknya memasang plang di dekat bangunan Masjid Agung Melawi untuk menjaga kesucian tempat ibadah.
"Ada beberapa hal penting dalam isi plang peringatan yang kita pasang disana (Masjid Agung)," kata Maman.
Baca Juga: Ketakutan Lihat Sosok Ini, Tukang Cuanki Batal Curi Kotak Amal
Pertama, dilarang memasuki area Masjid Agung Melawi, kecuali untuk kebaikan dan tidak melakukan aktivitas yang menimbulkan kesan negatif (maksiat).
Area Masjid Agung akan diawasi oleh Gabungan Ormas dan Komunitas Islam serta akan terus dijaga sampai ada kejelasan kelanjutan pembangunan.
"Sanksi tegas akan diberikan kepada siapapun yang tidak mengindahkan peringatan ini,” tegasnya.
Adapun lokasi Masjid Agung Melawi berada di Desa Kelakik Jalan Kota Baru kilometer 6 Nanga Pinoh, Melawi, Kalimantan Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
Terkini
-
Operasi Pasar Murah di Melawi Kalbar: Paket Sembako Rp50 Ribu
-
Lonjakan Penumpang Bandara Singkawang Jelang Cap Go Meh 2026 Tembus Dua Kali Lipat
-
Polisi Tertibkan 33 Pengendara Knalpot Brong di Singkawang
-
528 Hunian Sementara di Aceh Utara Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran 2026
-
2 Tersangka Korupsi Proyek Pabrik Es di Aceh Barat Daya Ditahan