SuaraKalbar.id - Kesadisan suami Nunung, Suko tak masuk akal sehat. Suami Nunung bunuh Karmila di rumahnya sendiri. Suami Nunung bacok-bacok Karmila dengan sadis hingga tewas.
Karmila adalah warga Dusun Manding RT 003/RW 005, Desa Sukorejo, Puhpelem, Wonogiri. Sementara Soko (57) dikenal warga sekitar sebagai orang sakti. Soko merupakan warga Lingkungan Mbiting, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Purwantoro.
Suami Nunung bunuh Karmila, Minggu (27/6/2021) kemarin. Soko tertangkap polisi sehari kemudian di Surabaya, Jawa Timur.
"Benar, Soko merupakan warga asli sini [Mbiting, Tegalrejo]. Namun saat ini tinggal di rumah istri sirinya, Nunung Dwi Prihayati," kata Lurah Tegalrejo, Narto, saat dihubungi Solopos.com, Selasa kemarin.
Ia mengatakan rumah Nunung masih satu kelurahan namun beda lingkungan. Rumah Nunung berada di Lingkungan Sigereng RT 004/RW 006, Kelurahan Tegalrejo, Purwantoro. Rumah itu lah menjadi lokasi pembunuhan wanita bernama Karmila alias Mila dengan Soko sebagai pelakunya.
"Soko memiliki istri sah dan mempunyai anak. Namun saya tidak tahu secara pasti apakah dia dan istrinya cerai atau belum. Setahu saya anaknya di Ponorogo, Jawa Timur," ungkapnya.
Saat kejadian penemuan mayat, Minggu (27/6/2021), dikabarkan bahwa jenazah yang bersimbah darah di dapur rumah Nunung itu adalah Soko.
Awalnya warga tidak percaya Soko menjadi korban pembunuhan karena dikenal sosok sakti atau memiliki kelebihan.
Berdasarkan keterangan warga, [Soko] terkenal sakti. Pak Soko pernah dihajar beberapa orang, saat pulang sudah sehat, kata warga seperti itu," katanya mengenai sosok pelaku pembunuhan wanita di Purwantoro, Wonogiri, itu.
Baca Juga: Shock! Nunung Lari ke Warung Lihat Karmila Tewas Dibacok-bacok Suaminya, Tenangkan Diri
Pada sisi lain, Soko dikenal memiliki kehidupan sosial yang baik dengan warga. Hal itu terbukti saat Soko melakukan pengondisian di rumah kakak Soko di Lingkungan Mbiting.
"Kalau di lingkungan Mbiting sosial kemasyarakatannya bagus. Saat saya ke sana juga seperti itu menurut warga. Tapi mereka tidak tahu seperti apa Mas Soko di luar lingkungan," ujarnya.
Beredar kabar di masyarakat dan media sosial bahwa pelaku pembunuhan wanita di Purwantoro itu adalah seorang bandar judi. Namun, Narto tidak menampik rumor tersebut.
Narto mengaku belum melihat sendiri secara langsung bahwa Soko adalah bandar judi. Ada rumor juga bahwa Soko pernah menghilang dari Tegalrejo selama beberapa waktu karena terlilit utang. Terkait hal itu Narto juga mengaku tidak mengetahuinya.
"Yang jelas, Soko sering pergi keluar kota, kemungkinan untuk bekerja. Karena saat di rumah tidak bekerja. Lama tidak kelihatan terus muncul lagi. Memang sering keluar. Kakaknya bilang kalau di rumah paling cuma mandi, ganti baju, kemudian keluar lagi," kata Narto.
Sebagaimana diberitakan, kasus pembunuhan wanita di Purwantoro ini sempat menggegerkan warga Wonogiri. Awalnya ada video yang beredar mengenai lokasi penemuan mayat bersimbah darah di salah satu rumah Lingkungan Sigereng, Tegalrejo, Purwantoro, Minggu (27/6/2021).
Berita Terkait
-
Ulasan Novel Karmila, Cinta yang Tumbuh dari Sisa-sisa Kehancuran
-
Hakim Geleng-geleng, Putri Koruptor Ini Beli BMW karena Alasan Sepele
-
6 Fakta 'Panas' di Balik Penunjukan Anak Gubernur Kalsel Jadi Komisaris Bank
-
Jejak Karmila Muhidin Diwarnai Isu Nepotisme: Gagal di Pileg, Mulus Jadi Komisaris Bank Kalsel
-
Gaya Hedon Putri Novin Karmila Bikin Ibu Jadi Koruptor, Minta Beli Tas Sepatu Mewah hingga BMW X1
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Studi: Ikatan Sosial Redam Konflik Perusahaan Sawit dan Masyarakat di Sambas
-
Putus Cinta Berujung Tragis, Kakak Beradik di Pontianak Aniaya Mantan Pacar
-
Bukan Gula atau Tepung, Plastik Justru Jadi Biang Pedagang Kue Pontianak Terjepit
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat