SuaraKalbar.id - Kota Pontianak, Kalimantan Barat masuk daerah yang menerapkan PPKM Darurat sejak 12-20 Juli 2021. Kekinian, istilah PPKM Darurat diubah menjadi PPKM level 4.
Keputusan perpanjangan atau tidaknya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Pontianak, Kalimantan Barat akan diumumkan pada Rabu (21/7/2021) mendatang. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono.
"Memang pusat minta diperpanjang, tapi kepastiannya (di Pontianak) nanti hari Rabu," ujar Edi Kamtono saat diwawancarai usai mengikuti video konferensi mengenai hasil evaluasi PPKM Darurat bersama Presiden dan Menteri, Senin (19/7/2021).
Menurut Edi, keputusan lanjut atau tidaknya penerapan PPKM Darurat di Pontianak masih menunggu hasil rapat Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pontianak bersama Gubernur dan Forkopimda Kalbar.
Sejatinya, PPKM Darurat di Kota Pontianak akan berakhir pada Selasa besok (20/7/2021). Dijelaskan Edi, dalam rapat evaluasi tersebut ada beberapa perubahan yang disampaikan Presiden. PPKM Darurat diganti dengan PPKM level 1 sampai level 4.
"Melihat angka ketertularan, Kota Pontianak masih dikategorikan level 4. Tapi sekarang sudah mulai berkurang," kata Edi.
Edi menambahkan, indikator yang menjadikan Kota Pontianak masuk level 4 salah satunya tingkat ketertularan yang meningkat.
"Eksponensialnya naik tajam, kemudian BOR (tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit) di atas 80 persen. Begitu juga kasus meninggal dan tingkat kesembuhan. Jadi, masing-masing level ada persentasenya,” kata Edi.
Namun kembali ditegaskan Edi, kepastian diperpanjangnya PPKM Darurat di Kota Pontianak akan diumumkan pada Rabu nanti. “Hari Rabu,” tutup Edi Kamtono.
Baca Juga: Polresta Solo Terjunkan Tim Bergerak Pantau Takbiran Keliling
Kontributor : Ocsya Ade CP
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026, Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan
-
Kemenhut Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging di Kalteng Setelah 3 Bulan Buron
-
Arahan Prabowo Perluas Rekening Masyarakat, BRI Siapkan Infrastruktur hingga Pelosok
-
Posko Solidaritas Rakyat Borneo Salurkan 8.260 Masker untuk Warga Terdampak Asap Karhutla
-
BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset