SuaraKalbar.id - Pandemi menjadi momentum untuk berbagi dan membantu sesama. Hal itu ditunjukkan oleh seorang pria dermawan asal Singkawang, Kalimantan Barat.
Pria bernama Fahrizal itu membuka rumah makan gratis untuk warga. Sesuaai namanya, ia membagikan makanan secara sukarela di tempat itu.
Fahrizal menyulap garasi rumahnya menjadi rumah makan yang siap memberikan makanan gratis kepada warga. Mereka yang datang ke rumah Fahrizal secara cuma-cuma boleh menikmati makanan yang disediakan.
Bukan tanpa sebab, Fahrizal membuka rumah makan gratis itu. Kepada Kanalkalimantan.com (jaringan Suara.com), pria 31 tahun tersebut mengungkap kisahnya.
Awalnya, ia mengaku tergerak ingin berbagi kepada sesama karena seriang merasa iba terhadap orang lain. Ia pun memilih untuk berbagai makanan secara berkeliling.
"Saya berkeliling setiap harinya pada saat tidak ada kesibukan, saya sempatkan keliling Banjarbaru untuk membagikan makanan mulai dari tukang sapu, badut di jalanan, tukang ojek atau juru parkir," ujar Fahrizal.
Lambat laun, ia lalu memutuskan untuk membangun rumah makan gratis setelah Idul Fitri. Kala itu, Fahrizal mengaku tidak punya modal, bahkan sampai berniat untuk menjual mobil supaya dapat mewujudkan keinginannya.
Namun, Tuhan memberikan jalan kepadanya hingga akhirnya bisa membangun rumah makan di samping rumah pribadinya.
"Tidak disangka dan tidak diduga ternyata setelah lebaran, Tuhan berkata lain dan memberikan saya rezeki. Jadi mobil tak jadi dijual," sambungnya.
Baca Juga: Gegerkan Warga, Terungkap Identitas Pembawa Kabur Mobil Patroli Polisi
Setiapa hari, Fahrizal menghabiskan sekitar 15 sampai 20 liter beras, semuanya untuk makanan yang disiapkan rata-rata 200 porsi.
"Dana yang saya peroleh sebagian dari milik pribadi dan juga dari donatur yang ikut serta membantu," tambahnya.
Kendati begitu, ia membatasi jumlah orang yang akan datang ke warungnya tersebut. Apabila makanan masih tersedia, maka akan dilayaninya, begitupun sebaliknya.
"Biasanya yang sering ke sini para petugas kebersihan, para ojek online, buruh, warga sekitar, dan juga anak-anak santri," ungkapnya.
Misalnya ada pejabat yang berkenan mampir ke rumah makan gratis miliknya ini, ia membuka pintu kepada siapa saja.
"Silahkan makan ke sini sambil silaturahmi," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Heboh! Pelajar SMP Diduga Pesta Narkoba di Ruang Kelas Sekolah
-
Banjir Rob Kalimantan Barat Picu Ancaman Hewan Liar Masuk Permukiman, Warga Diminta Waspada
-
TPS Sampah Parit Ngabe Dipindahkan, Dinilai Cemari Lingkungan
-
Penggeledahan KSOP Ketapang Berlanjut, Kejati Kalbar Dalami Dugaan Korupsi Ekspor Bauksit
-
Waspada Superflu, Masyarakat Sambas Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan