SuaraKalbar.id - Salah satu komidi unggulan Kalimantan Barat (Kalbar) adalah buah durian. Kualitas durian Kalbar tak hanya diakui secara lokal tetapi sudah sampai mancanegara.
Di tengah pandemi, impor durian dari Kalimantan Barat ke China berlangsung lancar. Setidaknya ada 53 ton yang dikirim setiap dua bulan sekali.
Diunggulkan, Kalbar memiliki acara menarik bagi pecinta durian bernama Festival Panen Raya Kabupaten Kayong Utara (KKU). Di tahun ini, festival tersebut digelar secara daring dan diisi dengan acara lelang durian.
Tak tanggung-tanggung, harga lelang durian lokal unggulan Kalbar terbilag tinggi. Terbukti hasil lelangnya mencari Rp 42 juta.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kayong Utara Tasfirani menuturkan mekanisme lelang durian tersebut awalnya semua durian berkualitas baik dinilai, kemudian dilelang sesuai dengan hasil urutan kualitasnya.
"Durian kualitas terbaik dilelang dengan harga Rp500 per buah, kemudian diikuti oleh durian- durian lainnya, hingga durian kualitas standar dengan harga Rp6.250 per buah," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Rabu (4/8/2021).
Ia menjelaskan festival yang menjadi kegiatan tahunan tersebut harus dilakukan secara during mengingat kasus Covid-19 masih mengancam kabupaten termuda di Kalimantan Barat.
"Alhamdulillah, buah durian yang dilelang sekitar 6.500 buah dan telah habis terjual,"singkatnya
Adapun hasil lelang durian tersebut langsung dibagikan kepada para petani dengan harapan mampu memberikan stimulan di tengah pandemi
Baca Juga: Stok Vaksin Ditambah, Ini Lokasi Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Kalbar
"Di masa pandemi dan di saat menurunnya daya jual petani dan daya beli masyarakat, harapannya dapat menumbuhkan rasa empati dan berbagi kepada petani yg pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani durian," kata Tafsirani.
Sementara itu, Kepada Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar, Florentinus Anum mengatakan bahwa pemerintah provinsi sangat mengapresiasi dan menyambut baik Festival Panen Rakyat Kabupaten Kayong Utara (KKU) 2021.
Acara tersebut dianggap dapat meningkatkan ekonomi petani durian daerah itu.
"Festival Panen Rakyat yang diinisiasi Polres Kayong Utara dan Pemda KKU ini sangat kami apresiasi. Dalam agenda itu ada kontes dan lelang durian. Melalui kegiatan ini potensi ekonomi dari komoditi durian bisa ditingkatkan," kata dia.
Ia menyakini durian lokal unggul Kalimantan Barat akan terus ada. Hanya tinggal digali dan dipromosikan dengan baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade