SuaraKalbar.id - Koneksi internet gampang ditemukan di area kota, namun tidak bagi warga perbatasan RI-Malaysia di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
Demi mendapat jaringan 4G, warga Kecamatan Puring sampai menembus wilayah yang mengarah ke hutan Malaysia.
Tak hanya itu, mereka pun mesti melewati medan curam agar mendapat sinyal internet karena hanya ada tempat tertentu yang koneksinya kencang.
Seorang tokoh muda Kecamatan Puring Kencana, Yovita mengaku dirinya sampai harus naik bukit kalau mau mengikuti zoom meeting.
"Kami sangat sulit mendapatkan jaringan telekomunikasi, biasanya kalau mau zoom meeting harus cari tempat yang sangat tinggi di area arah hutan Malaysia ,karena cuma di situ terdapat sinyal 4G," kata Yovita, Senin (9/8/2021).
Menurut dia, jaringan internet desa yang ada di Sungai Antu Kecamatan Puring Kencana mengalami keterbatasan dan mengalami kerusakan cukup serius.
Ini karena, teknisi tidak bisa ke lokasi dikarenakan persoalan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
"Jaringan internet dan telekomunikasi menjadi kebutuhan kami di perbatasan, apalagi saat ini sejumlah pekerjaan dilakukan secara online atau virtual," jelas Yovita.
Disampaikan Yovita, untuk mendapatkan jaringan 4G tersebut warga Puring Kencana melewati jalan ekstrem, apabila musim hujan jalanan licin, bahkan tidak jarang warga mengalami kecelakaan demi mendapatkan jaringan internet.
Baca Juga: Naik Motor Bodong Berpelat Malaysia, 2 Pria Nekat Terobos Jalur Tikus di Kalbar
Karenanya, ia berharap ada perhatian khusus dari pemerintah pusat dan daerah melalui Dinas Kominfo untuk mendirikan menara telekomunikasi yang dapat memperkuat jaringan telekomunikasi internet.
"Daerah perbatasan itu lebih kuat jaringan telekomunikasi dari Negara Malaysia, kami berharap pemerintah Indonesia memperhatikan kesulitan masyarakat perbatasan khususnya yang berada di daerah paling ujung yaitu Kecamatan Puring Kencana," pungkasnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian
-
Dari Investor Global hingga UMKM, BRI Bangun Koneksi Bisnis Lintas Negara
-
Dukung Pembangunan Nasional, BRI Salurkan KUR Rp167,01 Triliun hingga September 2026
-
Karhutla Kian Mengancam, 62.400 Balita Terserang ISPA: Pemerintah Harus Bertindak!