SuaraKalbar.id - Lantaran masih pandemi, ritual Sembahyang Kubur warga Tionghoa di Kalimantan Barat (Kalbar) dianjurkan untuk dilakukan di rumah.
Imbauan tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Adat Tionghoa (MABT) Riki Sugioto yang mengaku mengikuti aturan Pemprov Kalbar.
Sembahyang Kubur tahun ini dilakukan pada 8-22 Agustus 2021. Warga diminta untuk tidak datang ke lokasi pemakaman karena dikhawatirkan memicu keramaian.
"Sesuai SE Gubernur, saya minta masyarakat menjalankan ritual Sembahyang Kubur di rumah tanpa datang ke lokasi," kata Riko seperti dikutip dari suarakalbar.co.id.
Adapun, untuk ritual bakar Wangkang sebagai penutup Sembahyang Kubur yang biasanya dilakukan di Yayasan Bakti Suci bisa dipantau via sosial media.
"Nanti akan dilakukan pembakarang Wangkang tanggal 22 nanti. Saya minta masyarakta perlu hadir langsung untuk menonton. Bisa menonton melalui sosial media seperti YouTube, Instagram, atau pemberitaan, kan sekarang sudah canggih," sambung Riko.
Sembahyang kubur atau Cheng Beng merupakan tradisi warga Tionghoa untuk mengunjungi makam para lelulur, orangtua atau keluarga. Tradisi itu biasanya dilakukan dua kali dalam setahun dan bisa dijadikan momen untuk kumpul keluarga.
Sementara ritual bakar wangkang atau kapal pengangkut arwah leluhur biasanya digelar pada puncak Sembahyang Kubur. Ritual ini dilaksanakan untuk menghormati para leluhur dan sebagai bentuk rasa syukur.
Baca Juga: Ciri-ciri Bajak Laut di Perairan Kalbar, Tebar Teror Bikin Nelayan Ketakutan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
OJK Hentikan 2.263 Entitas Pinjaman Online Ilegal
-
4 Cushion Lokal dengan Hasil Setara Foundation Cair Mahal, Praktis dan Ramah di Kantong
-
OJK Terbitkan Aturan Teknologi Informasi Perkuat Keamanan Digital BPR dan BPR Syariah
-
Heboh! Pelajar SMP Diduga Pesta Narkoba di Ruang Kelas Sekolah
-
Banjir Rob Kalimantan Barat Picu Ancaman Hewan Liar Masuk Permukiman, Warga Diminta Waspada