SuaraKalbar.id - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji cukup lega tidak ada PPKM level 4 di Kalbar usai pemerintah mengumumkan perpanjangan PPKM.
Kekinian, seluruh wilayah di Kalbar PPKM level 3. Mengenai hal ini, Sutarmidji bersyukur akhirnya bisa sedikit longgar.
"Alhamdulillah Kalbar tidak ada yangg di level 4, semua di level 3, sedikit longgar," ungkapnya lewat laman Facebook, Selasa (10/8/2021).
Kendati Kalbar PPKM level 3, ia belum puas dan mengajak warga untuk bersinergi supaya statusnya terus menurun atau dalam arti terbebas dari Covid-19.
"Tapi saya mengajak semua untuk jadikan level 2 agar semua aktivitas lebih nyaman," sambungnya.
Sutarmidji mengingatkan agar warga tetap disiplin protokol kesehatan (prokes) dengan jaga jarak, menghindari kerumunan dan memakai masker dua lapis guna mencegah penularan virus.
"Hari ini ada 536 yg dinyatakan sembuh. Ayo nikmati matahari pagi di tahun baru 1 Muharam 1443 H," pesannya.
Sebelumnya, pemerintah resmi memperpanjang PPKM level 4 di Jawa-Bali hingga 16 Agustus 2021 mendatang. Sementara itu, di Kalimantan Barat atau Kalbar PPKM level 3.
Sebanyak 14 kota/kabupaten di Kalbar menerapkan PPKM level 3 mulai dari 10 Agustus hingga 23 Agustus 2021 mendatang.
Baca Juga: Ini Daftar Daerah di Non Jawa - Bali yang Terapkan PPKM Level 4
Kebijakan tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 32 Tahun 2021 yang rilis Senin (9/10/2021).
PPKM level 3 Kalbar berlaku untuk seluruh wilayah berdasarkan instruksi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah
-
Jangan Sepelekan Suara Serak, Ini Penjelasan Dokter
-
Transaction Banking BRI Tumbuh Kuat, Perkuat Struktur Pendanaan dan Dana Murah Perseroan
-
Bibit Siklon Tropis 90S Berpotensi Jadi Badai, Ini Peringatan BMKG
-
Gangguan Bicara Bisa Jadi Tanda Masalah Pendengaran Anak, Ini Penjelasan Dokter