SuaraKalbar.id - Insiden kapal tenggelam kembali terjadi di Perairan Kalimantan Barat. Pada Rabu (17/8/2021), kapal pengangkut pupuk karam.
Kapal Motor (KM) Sarana Borneo tenggelam saat bersandar di Dermaga Metabe, Kecamatan Melano, Kabupaten Kayong Utara.
Kapal itu mengangkut pupuk dan empat ABK. Nahas, tenggelamnya kapal menewaskan dua ABK.
Kepala Basarnas Pontianak, Yopi Haryadi mengatakan, kejadian bermula saat kapal pengangkut pupuk itu bersandar di dermaga.
Ketika bersandar di dermaga, kapal mengalami kebocoran diburitan. Akibatnya kapal tenggelam.
"Dua orang kru kapal selamat. Sedangkan dua lainnya dilaporkan hilang," ujarnya seperti dikutip dari insidepontianak.com (jaringan Suara.com).
Tim Basarnas setempat langsung melakukan pencarian terhadap dua ABK yang hilang. Keduanya, masing-masing bernama Piapet (22) dan Karen (25).
"Saat badan Kapal mengapung, kedua korban akhirnya ditemukan. Mereka masih berada di dalam kapal, dalam kondisi meninggal dunia," kata Yopi.
Jasad kedua korban telah berhasil dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga. Pencarian korban kapal tenggelam pun ditutup.
Baca Juga: Berkah Hari Kemerdekaan RI, 97 Narapidana di Kalimantan Barat Bebas
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran