SuaraKalbar.id - Hasil Lab PCR di Provinsi Kalimantan Barat pada 6 September mengungkap ada 18 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Dari belasan orang itu ada sejumlah staf di DPRD Kayong Utara.
Melansir laman Insidepontianak.com, Ketua DPRD Kayong Utara Sarnawi membenarkan hal tersebut. Saat ini pihak DPRD mengambil langkah cepat, dengan menginstruksikan nama-nama yang terkonfirmasi untuk melakukan isolasi mandiri.
“Iya, memang betul ada beberapa staf Kesekretariatan DPRD KKU yang terkonfirmasi Covid-19. Mereka tanpa gejala,” ungkap Sarnawi, Kamis (9/9/2021).
Ia menerangkan, beberapa waktu lalu, Sekretariat DPRD berinisiatif mengadakan vaksinasi dan test swab bagi staf yang ada di DPRD. Dari hasil test swab yang telah dilakukan, kemudian dikirim ke Provinsi Kalbar untuk dilakukan pengujian.
“Hasil dari pengujian tersebut, sekitar tanggl 7 September 2021, keluarlah hasilnya yang menerangkan beberapa Staf terkonfirmasi Covid-19,” kata Sarnawi.
Menyikapi hal tersebut, ia telah memerintahkan Sekretaris DPRD untuk segera berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 kabupaten untuk penanganan lebih lanjut terhadap Staf yang terkonfirmasi.
“Sudah kita perintahkan kepada Sekwan untuk isolasi mandiri di rumah selama 14 hari dan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten,” pungkas Sarnawi.
Diketahui, dari 18 nama yang terkonfirmasi covid-19 ini, semuanya tanpa gejala, dan sebagian bukan staf di DPRD Kayong Utara.
Baca Juga: Jumlah Siswa Putus Sekolah di Kayong Utara Meningkat, Ini Alasannya
Berita Terkait
-
Jumlah Siswa Putus Sekolah di Kayong Utara Meningkat, Ini Alasannya
-
Babi Hutan Masuk Rumah Warga, Gegerkan Desa Sutera
-
Cegah Konflik, Tim Khusus Ditugaskan di Kayong Utara Kalbar
-
Warga Kalbar Kesakitan Diserang Ampai di Pantai: Jantung Seperti Kesetrum
-
Kapal Tenggelam Saat Bersandar di Dermaga, Dua Jasad ABK Ditemukan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah