Selain itu, kebocoran data sesorang juga bisa disebabkan oleh pihak perbankan dan provider. Ia mencontohkan, seorang nasabah bank tertentu ditelepon oleh pihak asuransi yang satu grup dari bank tersebut.
Kemudian, kebocoran data setelah registrasi saat penggunaan provider. Contoh kasus kebocorannya adalah, ketika melewati atau berada dalam radius tertentu, seseorang akan mendapat pesan berisi diskon pembelian barang atau makanan.
"Nah, itukan kebocoran data namanya. Dari mana pihak asuransi bank mendapat nomor kontak kita. Dari mana pihak penjual barang atau makanan bisa dapat kontak kita?," tuturnya.
Maka dari itu, ia menyarankan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menjaga datanya. Masyarakat harus teliti ketika menginstal aplikasi. Abaikan pesan yang terindikasi merugikan.
"Saran saya, masyarakat tidak mengizinkan data kita diakses aplikasi. Biasanya ada tuh pesan begini, apakah anda mengizinkan kontak diakses? Nah, saran saya jangan diizinkan," tuturnya.
Namun, menjadi hal yang dilema ketika masyarakat di era digital ini ingin menggunakan aplikasi ojek online maupun market place. Karena ojek online dan market place selalu meminta izin untuk mengakses kontak.
"Jika tidak diizinkan, maka mereka susah menghubungi kita. Sementara kita butuh, kita yang memesan ojek atau membeli barang. Ini masih dilema sih. Ya, kalau dianggap merugikan, saran saya laporkan ke kepolisian saja," katanya.
Kontributor : Ocsya Ade CP
Baca Juga: Terjebak Pinjol Ilegal Rp19 Juta, Seorang Mahasiswa Kena Teror dan Ancaman
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara