SuaraKalbar.id - Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia menyegel lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Afdeling 1 PT Putra Lirik Domas (PLD).
Lokasi tersebut berada di perbatasan Blok A.25 dengan lahan milik warga Dusun Suka Damai, Desa Pematang Tujuh, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Penyegelan dilakukan sebagai bagian dari kunjungan kerja Deputi Gakkum KLHK/BPLH, Irjen Pol Rizal Irawan, dalam rangka menindaklanjuti maraknya kasus kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Kubu Raya yang belakangan ini kerap mengalami peningkatan titik api.
Dalam kunjungannya, Irjen Rizal Irawan meninjau langsung lokasi yang diduga kuat menjadi sumber kebakaran.
Kegiatan ini juga mencakup patroli udara menggunakan helikopter, apel kesiapsiagaan karhutla di Kantor Gubernur Kalbar, serta rapat koordinasi dengan Gubernur dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Barat.
Turut hadir mendampingi dalam peninjauan tersebut antara lain Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, Kepala Biro Humas KLHK Yulia Suryanti, S.Si., M.Sc, serta dua perwakilan dari pihak perusahaan PT. PLD, yakni Manajer Suhardi dan Humas Martin Luther.
Penyegelan lahan milik PT. PLD menjadi bagian awal dari proses penyelidikan yang akan dilakukan KLHK terhadap potensi pelanggaran hukum dalam kasus karhutla tersebut.
Lokasi ini diketahui berdekatan dengan lahan milik masyarakat, yang meningkatkan risiko meluasnya dampak kebakaran terhadap warga.
Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah penegakan hukum yang dilakukan KLHK.
Baca Juga: BMKG dan BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla di Kalimantan Barat
"Polres Kubu Raya mendukung penuh kegiatan Satgas Gakkum KLHK, khususnya dalam peninjauan dan penyegelan lahan yang terindikasi kuat sebagai lokasi kebakaran. Kegiatan ini penting untuk memastikan pertanggungjawaban hukum bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar Ade dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/8/2025).
Aiptu Ade juga menyampaikan bahwa Polres Kubu Raya bersama TNI, pemerintah daerah, dan sejumlah stakeholder terkait, terus aktif melaksanakan patroli gabungan dan edukasi kepada masyarakat guna menekan potensi karhutla.
"Kami bersama unsur TNI, pemerintah daerah, BNPB, Manggala Agni, MPA, dan stakeholder terkait aktif menggelar patroli gabungan dan sosialisasi bahaya karhutla. Pencegahan menjadi kunci utama dalam melindungi lingkungan dan keselamatan warga," imbuhnya.
Langkah penyegelan ini menjadi simbol komitmen pemerintah pusat bersama daerah dalam mencegah dan menangani bencana tahunan karhutla yang kerap terjadi pada musim kemarau di Kalimantan Barat.
Pemerintah daerah bersama Forkopimda telah menyatakan kesiapan memperketat pengawasan, terutama terhadap lahan milik perusahaan dan masyarakat yang rentan terbakar.
KLHK menegaskan bahwa penyegelan ini bukan sekadar tindakan administratif, melainkan juga peringatan keras kepada seluruh pelaku usaha agar bertanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Berita Terkait
-
BMKG dan BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca Cegah Karhutla di Kalimantan Barat
-
Kualitas Udara Buruk, Belajar Tatap Muka di Kubu Raya Dihentikan Sementara
-
Kualitas Udara di Pontianak dan Kubu Raya Buruk, Warga Diimbau Gunakan Masker
-
Wali Kota Imbau Warga Waspadai Kabut Asap Kiriman, Kasus ISPA Mulai Meningkat di Pontianak
-
Tragedi di Muara Pawan, Pria 57 Tahun Tewas Terpapar Asap Saat Berusaha Padamkan Kebakaran
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Lampaui Target, Simak Penghargaan Investment Awards yang Diraih BP Batam Berkat Kolaborasi Strategis
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan UMKM lewat Kolaborasi dengan BP Batam dan BKPM
-
61 Warga Binaan Berisiko Tinggi Dipindahkan ke Nusakambangan
-
Kebakaran Lahan Aceh Barat Capai 57,7 Hektare, Status Darurat Karhutla Ditetapkan
-
Dedikasi Tanpa Sorotan, Kisah Inspiratif Petugas Kebersihan Pontianak Menjaga Wajah Kota