SuaraKalbar.id - Viral di media sosial, memperlihatkan peristiwa perundungan, yang dilakukan sejumlah remaja kepada seorang anak di bawah umur.
Menanggapi kasus tersebut, Ketua Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar, Eka Nurhayati menyatakan harus ada pembinaan pada anak-anak tersebut.
"Bagaimana mereka harus berbicara dan bertutur kata yang santun, bukan caci maki, menghujat, bahkan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas,” ucapnya, melalui keterangan tertulis, Kamis (6/1/2022).
Apalagi sebagai perempuan, menurut Eka, lebih banyak dituntut terkait norma kesantunannya.
Menurutnya, kasus sepertu ini tidak mungkin hilang begitu saja, melainkan harus ditekan atau dikurangi.
"Salah satunya dengan cara gencar sosialisasi dan edukasi pada masyarakat. Mengingat anak-anak sekatang sudah mulai melupakan perlunya adab dalam pergaulan dan kehidupan sehari-hari," ucapnya.
"Parenting skill dan attitude education serta pengetahuan tentang bullying harus digalakkan di sekolah dan lingkungan masyarakat,” tutur Eka.
Terkait kasus ini, lantaran korban dan pelaku masih anak-anak, maka pihaknya akan mendampingi kedua belah pihak.
Baca Juga: Salut, Sopir Ambulance Gendong Pasien Gara-Gara Jalan Rusak
Berita Terkait
-
Salut, Sopir Ambulance Gendong Pasien Gara-Gara Jalan Rusak
-
Viral video perundungan anak di pontianak, warganet : ditunggu klarifikasi minta maafnya
-
SETARA: Sidang Kasus Perusakan Masjid Ahmadiyah Sintang Tak Berkeadilan Bagi Korban
-
Seorang Anak Di Pontianak Jadi Korban Perundungan, Polisi Periksa Empat Orang
-
Tiga Rumah Warga Ketapang Ludes Terbakar
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama