SuaraKalbar.id - Saat ini Pemprov Kalbar memperketat penerapan prokes sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19, sehingga pada setiap kegiatan yang dilaksanakan di perkantoran pemerintahan diwajibkan untuk mengecek kesehatan dari pegawai. Tak terkecuali saat agenda pelantikan Pejabat Pengawas Lingkungan (PPL).
Saat hendak melaksanakan pelantikan 42 orang PPL Pemrov Kalbar, didapati 9 orang yang hasil antigennya reaktif. Hal tersebut membuat Sekretaris Daerah Kalimantan Barat Harisson terpaksa menunda pelantikan 9 orang Pejabat Pengawas Lingkungan (PPL) tersebut.
"Hari ini kita seharusnya melantik 42 orang PPL Pemprov Kalbar. Namun, hanya ada 33 orang yang dilantik, karena 9 orang lainnya hasil tes usap antigennya menyatakan reaktif. Oleh karena itu, ditunda sampai hasil tes usap selanjutnya non-reaktif/negatif," ungkap Harisson, Rabu (02/03/2021).
Harisson menjelaskan, keputusan tersebut terpaksa dilakukan demi menjalankan upaya pencegahan penularan covid-19.
"Ini semua kita lakukan sebagai upaya untuk mencegah penularan COVID-19, dan kita wajibkan semua kantor menerapkan prokes ketat dan mengontrol kesehatan setiap pegawainya," tuturnya. ANTARA
Berita Terkait
-
Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan Pimpin Apel Operasi Keselamatan Kapuas 2022, Beberkan Tujuan Skemanya
-
Karhutla Terjadi di Kubu Raya, Polres Langsung Sigap Selidiki Kasusnya: Kami Masih Dalami
-
Jelang Ramadhan, Polda Kalbar Turunkan 1000 Personel Pada Operasi Keselamatan Kapuas 2022
-
Din Syamsuddin Kukuhkan Pengurus Partai Pelita, Ketua Umum Beni Pramula
-
Beni Pramula, Sosok Ketua Umum Partai Pelita yang Dideklarasikan Din Syamsuddin
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
BRI Proaktif Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan Pascabencana di Cisarua
-
BRI Perkuat Kepemimpinan Masa Depan Lewat BRILiaN Future Leader Program 2026
-
Modus Pinjam Motor untuk Melayat, Pria Pontianak Berakhir Ditangkap, Hasilnya Buat Judi Online
-
Indonesia Peringkat Kedua Dunia Kasus TBC
-
Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat, Delapan Desa Masih Terisolir