SuaraKalbar.id - Seorang kasir berinisial IK (21) yang bekerja di sebuah toko gitar di Jalan Uray Bawadi, Kelurahan Sungai Bangkong, Kecamatan Pontianak Kota ditangkap polisi di tempat kerja.
Penangkapan IK terkait dengan dugaan penggelapan uang pemilik toko sebesar Rp 24 juta.
Menurut informasi, IK menggunakan modus mengedit bukti transfer rekening.
Sang pemilik toko yang merasa curiga dengan laporan keuangan harian tokonya, akhirnya melakukan audit.
Setelah merasa yakin adanya dugaan penggalapan yang dilakukan IK, pemilik toko akhirnya melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib.
Laporan pemilik toko segera ditindaklanjuti polisi. Alhasil, IK diringkus. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Pelaku ditangkap saat tengah berada di lokasi kerja,” kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Indra Asrianto, melansir insidepontianak.com-jaringan suara.com-, Rabu (30/3/2022).
Indra mengungkapkan, setelah mendapatkan laporan, polisi melakukan penyelidikan dan menemukan sejumlah bukti transfer palsu yang dilakukan oleh pelaku.
“Setelah kita melakukan penyelidikan, ternyata ada bukti transfer palsu, dari sejumlah barang yang dijual,” ungkapnya.
Baca Juga: Dor! Polisi Tembak Mati Maling Rumah di Medan, Modusnya Begini
Bukti transfer palsu itu dibuat dengan cara mengedit bukti transfer mobil banking dan dana lewat aplikasi. Jumlahnya capai Rp24 juta. Bukti ini menjadi dasar kasir berinisal IK itu ditangkap. Saat ini, IK sudah ditahan. Dijerat Pasal 374 KUHP tentang Penggelapan.
“Ancaman hukumannya di atas lima tahun penjara,” tutupnya
Berita Terkait
-
Dor! Polisi Tembak Mati Maling Rumah di Medan, Modusnya Begini
-
Toko Kue Ini Lebih Pilih Pakai Telur Bebas Kandang Untuk Produknya, Memang Apa Bedanya?
-
3 Perampok Toko Emas di Medan Divonis 11 Tahun Penjara, Hakim Perintahkan Ini
-
Polrestabes Semarang Selidiki Perampokan Disertai Pembunuhan Sadis di Toko Kamera
-
Viral di Medsos, Dua Pelaku Diamankan di Balikpapan Karena Curi 14 Karung Beras
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Operasi Pasar Murah di Melawi Kalbar: Paket Sembako Rp50 Ribu
-
Lonjakan Penumpang Bandara Singkawang Jelang Cap Go Meh 2026 Tembus Dua Kali Lipat
-
Polisi Tertibkan 33 Pengendara Knalpot Brong di Singkawang
-
528 Hunian Sementara di Aceh Utara Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran 2026
-
2 Tersangka Korupsi Proyek Pabrik Es di Aceh Barat Daya Ditahan