SuaraKalbar.id - Jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Barat berkomitmen untuk menjamin ekamanan kepada umat Kristiani yang melaksanakan misa dan kebaktian hari Kenaikan Yesus Kristus.
Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, Komisaris Besar Polisi Jansen A Panjaitan mengungkapkan, untuk memberi rasa aman kepada umat Kristiani, pihak Polda Kalbar menurunkan personel polisi di setiap gereja yang ada di Pontianak dan seluruh Kalimantan Barat.
"Pengamanan kami laksanakan ditempat-tempat ibadah di masing-masing wilayah, di antaranya Polda, Polres dan Polsek yang diturunkan tercukupi atau menyesuaikan kebutuhan di lapangan," katanya di Pontianak, Kamis.
Pola pengamanan lebih kepada memberikan rasa aman dan pengaturan kelancaran bagi umat Kristiani dalam misa dan kebaktian mereka di gereja pada hari Kenaikan Yesus Kristus.
"Apalagi di tengah suasana pandemi Covid-19” katanya.
Dirinya pun berharap bagi umat Kristiani yang melaksanakan misa dan kebaktian agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, meskipun kasusnya sudah turun.
Jansen juga berharap, semua pihak tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, dalam keterangan tertulisnya, Kabag Ops Polres Melawi, Komisaris Polisi Aang Permana, mengungkapkan, mereka menurunkan 73 personel dalam melaksanakan pengamanan di sejumlah gereja di Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi.
Adapun sebanyak tujuh Polsek jajaran Polres Melawi juga melaksanakan pengamanan serupa.
Aang mengatakan, mereka berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam misa dan kebaktian peringatan Kenaikan Yesus Kristus di Kabupaten Melawi.
Selain itu, pihaknya juga memberikan imbauan tentang penerapan protokol kesehatan pada masyarakat, seperti agar selalu menggunakan masker. Antara
Berita Terkait
-
Pemuda Panik Coba Kabur Saat Ditilang Polisi, Malah Berujung Malu Gegara Ini, Publik: The Real Tertangkap Basah
-
Sambangi Mapolres, Wabup Bojonegoro Minta Kejelasan Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik oleh Bupati
-
Penabur Jadi Trending Topic, Gegara Aksi Polisi Soal Tawuran Dinilai Salah 'Market'
-
Apa itu Thogut? Julukan untuk Polisi dari Mahasiswa Terduga Teroris di Malang
-
Link Streaming Misa Kenaikan Isa Almasih 2022 di Gereja Katedral Jakarta Sore Ini
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei
-
Bantu PMI Kelola Keuangan di Taiwan, Inovasi BRImo Raih Penghargaan IDX Channel 2026
-
DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026, Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan