SuaraKalbar.id - Penemuan benda asing yang diduga kuat sebagai serpihan roket yang jatuh pada menggegerkan Warga Desa Pengadang Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
“Saya kaget melihat ada serpihan benda asing di tengah kebun sawit, ketika di pantau lebih detail ada nomor 84,31,75 dan 5W.semuanya terpisah,” ungkap Yulius Talib melansir suarakalbar.co.id-jaringan suara.com-,Senin (1/8).
Menurut Yulius,pada Sabtu (30/7) malam memang terdengar suara gemuruh yang disangka guntur karena memang saat itu cuaca sedang hujan.
Namun pada minggu pagi saat ke kebun, ditemukan serpihan tersebut yang diduga sebagai benda asing yang jatuh dari angkasa.
Saat ini, Polsek Sekayam telah memasang garis polisi untuk memastikan tidak ada warga yang memindahkan dari lokasi penemuan benda asing yang diduga serpihan roket china, long march 5B tersebut.
Sebelumnya, masyarakat Kalimantan Barat digegerkan dengan penampakan benda di langit yang tampak bercahaya pecah berkeping-keping pada pukul 01.15 malam (31/7).
Lewat video yang dibagikan oleh akun Instagram @beritesambas, seorang warga yang sempat merekam kejadian tersebut memperlihatkan sebuah cahaya di langit malam yang sangat jelas.
Awalnya cahaya tersebut terdiri dari sebuah cahaya yang berukuran besar diikuti dengan beberapa yang berukuran kecil. Dalam hitungan detik, cahaya besar tersebut tampak terpecah menjadi beberapa ukuran yang perlahan mengecil.
Dalam video tersebut juga terdengar seorang pria yang tampak berbicara dengan rekannya dengan bahasa Sambas yang mencoba menduga apakah benda yang sedang mereka saksikan tersebut.
Baca Juga: Anggota BEJ48 Ini Dikabarkan Merekam Temannya saat Tengah Mandi
"Eh bintang jatuh kah itu? Bintang jatuh," ujar pria tersebut.
Menanggapi rekannya, terdengar suara pria lain yang berpendapat bahwa cahaya tersebut merupakan meteor yang sedang jatuh.
Penampakan langka tersebut ternyata terjadi cukup lama dalam beberapa menit untuk sebuah kejadian benda langit sehingga ternyata disaksikan oleh banyak orang.
Tak hanya disaksikan oleh warga Sambas, melalui kolom komentar postingan tersebut ternyata banyak netizen lain yang menuturkan mereka melihat kejadian yang sama di berbagai daerah Kalimantan Barat.
"Iya benar, saya di Pontianak juga lihat," ketik @pakwee_23.
"Di daerah Kabupaten Landak juga terlihat min," tulis @dwi_selow.
Berita Terkait
-
Anggota BEJ48 Ini Dikabarkan Merekam Temannya saat Tengah Mandi
-
NASA Kritik China atas Jatuhnya Roket di Samudra Hindia
-
Terungkap! Benda Asing yang Melintasi Langit Sumsel Ternyata Sampah Antariksa China
-
Sampah Antariksa China Jatuh di Barat Daya Indonesia
-
Berulang Tahun ke-25, Berikut 4 Rekomendasi Drama China Li Geyang
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Studi: Ikatan Sosial Redam Konflik Perusahaan Sawit dan Masyarakat di Sambas
-
Putus Cinta Berujung Tragis, Kakak Beradik di Pontianak Aniaya Mantan Pacar
-
Bukan Gula atau Tepung, Plastik Justru Jadi Biang Pedagang Kue Pontianak Terjepit
-
7 Oleh-Oleh Khas Kalimantan Barat yang Laris di Marketplace, Nomor 3 Paling Diburu
-
Mandau Kalimantan, Dari Senjata Perang hingga Pusaka Suku Dayak yang Sarat Makna dan Nilai Keramat