SuaraKalbar.id - Seorang anak berusia delapan tahun, membuat profil LinkedIn demi melamar pekerjaan sebagai pencicip permen.
Hal itu diungkapkan oleh sang ayah, Matthew Crooks di akun twitter miliknya.
"Ini resmi @candyfunhouseca, dia telah melamar. Terima kasih telah membantunya belajar tentang kerja keras dan pentingnya membuat resume yang bagu, bahkan jika dia baru berusia 8 tahun," tulis Matthew Crooks di akunnya.
Putrinya membuat akun tersebut, setelah mengetahui lowongan pekerjaan sebagai pencicip permen yang dibuka oleh toko permen daring asal Kanada, Candy Funhouse.
Candy Funhouse dikabarkan tengah mencari "Chief Candy Officer" untuk memimpin tim penguji rasa produk.
Tak tanggung-tanggung, perusahaan tersebut menawarkan gaji tahunan sebesar 100.000 dolar Kanada atau sekitar Rp1,1 miliar dengan mencicipi lebih dari 3.500 permen.
"Awal tahun lalu kami mencari Candyologists, penguji rasa orisinal di perusahaan kami yang saat ini berjumlah tiga orang. Sekarang kami sedang mencari Chief Candy Officer yang akan membimbing Candyologist kami ke jalan yang paling manis!" kata juru bicara Funhouse Vanessa Janakijevski-Rebelo, Kamis (4/8/2022).
Adapun tanggung jawab posisi tersebut, berkisar mulai dari memberi persetujuan produk baru hingga mengatur rapat staf atau bertindak sebagai kepala pencicip, serta pekerjaan lain yang disebut perusahaan sebagai sesuatu yang “menyenangkan”.
Penawaran itupun terbuka untuk siapa saja yang berusia lima tahun ke atas dan tinggal di Amerika Utara.
Baca Juga: Viral Bocah Yatim Penjual Kue Putu, Rela Berjualan hingga Malam demi Membeli Sepatu
Memiliki "selera emas" dan “gigi manis”, masuk dalam syarat utama, menurut daftar pekerjaan di situs LinkedIn.
Dalam kurun waktu dua minggu, Candy Funhouse mengatakan, pihaknya telah menerima lebih dari 100.000 kandidat. Antara
Berita Terkait
-
Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
-
Buruh: 10.000 Pekerja Diserap Jika PT Agrinas Beli Pikap di Dalam Negeri
-
Main Hujan Berujung Pilu, Bocah di Selong Hilang Terseret Arus Drainase di Dekat Sekolah
-
Mencari Jalan Tengah Ketika Berpuasa di Tengah Kultur Kerja Tanpa Henti
-
PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Mudik Gratis 2026 Jasa Marga Group Dibuka 25 Februari 2026: Ini Rute, Cara Daftarnya
-
4 Ide Kegiatan Positif Saat Lebaran Idulfitri yang Bermakna, Boleh Dicoba!
-
10 Ide THR Lebaran untuk Anak yang Menarik dan Bermanfaat
-
Festival Sahur-Sahur ke-23 Tahun 2026 Siap Semarakkan Ramadan di Mempawah, Catat Tanggalnya
-
Bahaya Gorengan Berlebihan Saat Buka Puasa: Lezat Sesaat, Risiko Kesehatan Mengintai