SuaraKalbar.id - Rey Andrean Saputra atau yang lebih dikenal di kota Pontianak sebagai selebgram Rey Baday resmi dipenjara di Rumah Tahanan Negara Kelas II A Pontianak, pada hari Jum'at (19/8).
Sebelumnya, diketahui Rey Baday dilaporkan oleh seorang korban yang bernama Dedi Pandawa atas kasus UU ITE mengenai pencemaran nama baik.
Ternyata kasus tersebut bukan merupakan kasus yang baru terjadi, melainkan sudah berjalan sejak tahun 2019.
Hal tersebut tampak dibenarkan oleh pihak rekan kerja Rey Baday lewat unggahan story Instagram akun @reybaday pada Jum'at malam.
"Kasus 2019 yang alhamdulillah setelah 3 tahun Melewati masa sidang yang cukup panjang akhirnya terselesaikan dan dijalankan," dikutip dari unggahan story Instagram @reybaday.
Dalam unggahan tersebut, admin Instagram tersebut juga menyampaikan permohonan maaf yang dititipkan oleh Rey Baday dan mengakui kesalahan yang pernah dibuatnya.
"Kak Rey Lega karena memang benar apa yang tidak seharusnya dikatakan jadi boomerang untuk Kak Rey. Kak Rey benar-benar minta maaf," ujar Admin Instagram Rey Baday.
Menutup story Instagram yang berisi klarifikasi terhadap kejadian yang menimpa Rey Baday, pihak admin berharap para pengikut setia tetap menunggu kemunculan Rey Baday kembali setelah terbebas dari penjara.
"Jadi kak Rey ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya buat sahabat, teman-teman online Kak Rey yang selalu mendukung dan mendoakan Kak Rey Kapanpun dan dimanapun. Tunggu Kak Rey versi baru lagi ya," pungkas admin.
Sebelumnya diketahui pula terdapat beberapa ujaran yang disampaikan oleh Rey Baday pada tahun 2019 silam lewat video berdurasi 2,49 detik yang ia unggah dan akhirnya menyebabkan ia kini mendekam dipenjara, yaitu menyebut korban sebagai penipu, dukun online, binatang dan sebagainya yang membuat korban sakit hati.
Akibat hal tersebut, kini Rey Baday dijatuhi pidana dengan dipenjara selama 4 bulan dan denda sejumlah Rp 5 juta rupiah.
Kontributor: Maria
Berita Terkait
-
Pontianak Fashion Week Resmi Digelar, Walikota Edi Rusdi Kamtono Jadi yang Pertama Bergaya di Catwalk: Gemeteran!
-
Viral Video Istri Sah di Pontianak Labrak Pelakor ke Tempat Kerja, Netizen: Sama-sama Gatal Lah Dah
-
1.200 Pohon Kopi Milik Edi Rusdi Kamtono Siap Panen, Tumbuh Subur di Lahan Gambut
-
Sempat Mau Pisah, Shandy Purnamasari dan Juragan 99 Malah Kompak 17an Di Tokyo
-
Deolipa Yumara Laporkan Pengacara Baru Bharada E terkait Pencemaran Nama Baik
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian