SuaraKalbar.id - Bupati Bengkayang, Kalimantan Barat, Sebastianus Darwis mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI).
Hal tersebut dalam rangka mencegah korban jiwa seperti yang terjadi baru-baru ini.
“Saya berpesan kepada masyarakat jangan lagi melakukan hal seperti aktivitas PETI, karena ini sangat berbahaya. Pikirkan dan utamakan keselamatan supaya tidak memakan korban jiwa," ungkapnya saat dihubungi di Bengkayang, Rabu (22/9/2022).
Terkait upaya Pemkab Bengkayang dalam menangani persoalan PETI, Darwis mengatakan bahwa selama ini pihaknya telah melakukan berbagai upaya menertibkan penambangan ilegal.
Dirinya mengungkapkan, pihaknya sudah mengerahkan lintas sektoral untuk mengatasi masalah PETI, khususnya upaya persuasif kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas PETI.
"Kami mengimbau kejadian yang telah memakan korban bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak, sekaligus agar warga tak mengulangi hal yang sama, yakni mendulang emas secara ilegal," ujar dia.
Sebelumnya, pada Kamis malam (15/9/2022) terjadi longsor di lubang gelondongan di Dusun Sencepu, Desa Kinande, Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang.
Masyarakat yang melakukan PETI ikut tertimbun tanah galian saat mendulang atau mencari emas menggunakan peralatan tradisional, bahkan dari kejadian tersebut memakan sejumlah korban jiwa.
Berita Terkait
-
Peti Kemas Kontainer Lepas di Jalan Raya Denpasar Gilimanuk Celakai Pengendara Motor
-
Raja Charles III Beri Catatan pada Buket Bunga di Atas Peti Jenazah Ratu Elizabeth II
-
Tumpah Ruah Ribuan Warga Inggris Penuhi Kastil Windsor saat Prosesi Pemakaman Ratu Elizabeth II
-
Lagu Kebangsaan 'God Save The King' Iringi Pemakaman Ratu Elizabeth II
-
Musibah Longsor Aktivitas PETI di Bengkayang, Antara Himpitan Ekonomi dan Pencarian Hidup
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kelangkaan Solar Disebut Mulai Lumpuhkan Transportasi Air di Pesisir Kalbar
-
7 Sepatu Lari yang Cocok untuk Cuaca Lembap dan Panas di Kalimantan Barat
-
Banjir Rendam Permukiman di Mandor Landak, 60 Rumah Warga Terdampak
-
2.253 Telur Penyu Gagal Diselundupkan ke Malaysia, Modus Pelaku Akhirnya Terbongkar
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM