SuaraKalbar.id - Seorang pedagang warung nasi, Minah (30) warga Dusun Karya I Desa Jawa Tengah, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya menemukan bayi perempuan yang ditaruh di dalam kardus di atas meja warung nasinya pada Jumat (28/10/22) sekira pukul 05.10 Wib.
Minah mengaku kaget, saat mendekati kardus yang keadaanya sudah terbuka dan ternyata isi di dalam kardus tersebut adalah seorang bayi perempuan dalam keadaan hidup yang diselimuti kain hijau.
“Saat itu, saya mau mematikan lampu di warung saya, dan pada saat itu saya mencurigai kardus yang terletak di atas meja warung, setelah saya mendekatinya dan melihat di dalam kardus, ternyata ada bayi perempuan yang masih hidup yang diselimuti kain berwarna hijau serta tali pusatnya yang belum dipotong, ujar Minah.
Sontak Minah langsung mengamankan bayi tersebut ke rumahnya, selanjutnya membawa bayi perempuan itu ke Puskesmas Sungai Ambawang untuk dilakukan tindakan medis.
“Saya langsung ambil bayinya dan saya bawa pulang untuk menambah kain, selanjutnya saya langsung ke Puskesmas Sungai Ambawang untuk dilakukan tindakan medis dan saya meminta kepada perawat untuk menghubungi pihak kepolisian, jelasnya.
Dirinya menyayangkan terhadap tindakan orangtua yang tega membuang bayinya sendiri.
"Bayi tidak memikul dosa, bayi tidak mengetahui apa-apa, dan perkiraan saya bayi ini baru dilahirkan karena tali pusatnya masih ada sisa darah," ungkapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim IPTU Teuku Rivanda Ikhsan, mengatakan dirinya langsung menuju tempat kejadian setelah mendapatkan laporan dari warga.
"Saya bersama personil segera mendatangi lokasi penemuan bayi tersebut. Setelah itu kami langsung ke Puskesmas Sungai Ambawang untuk keselamatan bayi tersebut," kata IPTU Teuku.
Baca Juga: Bayi Dibuang ke Kolam Sampah di Pekon Panjerejo, Pelaku Ibu Kandungnya Sendiri
“Keadaan Bayi perempuan tersebut masih dalam perawatan medis, dan ari-arinya masih menempel, untuk berat bayinya diperkirakan sekitar 3 kilogram, dengan kejadian tersebut kami bersama Polsek Ambawang langsung membentuk Tim untuk melakukan Penyelidikan," tambahnya.
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya AIPDA Ade membenarkan penemuan Bayi berkelamin perempuan tersebut, dan kejadian tersebut sudah diketahui Rt setempat dan Pihak Kepolisian Polsek Ambawang.
"Saat ini Bayi tersebut mendapatkan perawatan di Puskesmas Sungai Ambawang," terang Ade.
Lebih lanjut, Ade mengatakan bahwa Polres Kubu Raya sedang melakukan penyelidikan dengan dibantu warga setempat untuk mencari orang tua yang tega membuang darah daginya sendiri.
Pada pekan ini, Polres kubu Raya sudah mendapatkan 2 kasus penemuan bayi di wilayah hukumnya.
Cerita Saparianti, Dengar Tangisan Tengah Malam, Pagi Hari Diperiksa Ternyata Seorang Bayi Tergeletak Tanpa Sehelai Kain di Tengah Kebun
Berita Terkait
-
Dikira Boneka, Ternyata Mayat Bayi Tersangkut di Bebatuan Sungai Bulok Tanggamus
-
Viral! Bayi Perempuan Cantik Ditemukan Terbungkus Karung di Dekat Kandang Sapi
-
Kabupaten Kubu Raya Raih Peringkat Pertama Lomba Inovasi Daerah, Bupati Muda: Data Sangat Utama
-
Saparianti Dengar Tangisan Tengah Malam, Pagi Hari Diperiksa Ternyata Bayi Tergeletak Tanpa Sehelai Kain di Tengah Kebun
-
Sesosok Bayi Cantik Ditemukan Warga Jambudipa Bandung Barat di Dalam Karung
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
BRI dan Danantara Perkuat Fundamental, Cost of Fund Turun ke 2,33%
-
BRI dan Danantara Perkuat Transformasi, Dividen Jumbo Capai Rp52,1 Triliun
-
Perkuat Tata Kelola, BRI Terapkan Zero Tolerance untuk Fraud dan Korupsi
-
Baru Keluar dari Warkop, Anggota DPRD Sekadau Tewas usai Bertabrakan dengan Truk Tangki
-
BRI Cetak Wirausaha Baru dari Kalangan PMI, Cirebon Jadi Fokus Program