SuaraKalbar.id - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan bahwa pihaknya akan memperjuangkan terbentuknya Provinsi Kapuas Raya.
Hal itu disampaikan, saat dirinya berkunjung ke Provinsi kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (19/3/2023).
"Akan diperjuangkan dan tentu saja harus sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada," kata Puan dalam vidio yang diunggah akun instagram @hipontianak.
Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan moratorium terkait pemekaran Provinsi Kapuas Raya.
"Jadi lihat lagi nanti bagaimana ke depannya, semoga ada jalan keluarnya," harapnya.
Namun untuk saat ini, kata Puan, pemerintah tengah memperioritaskan untuk adanya penambahan Provinsi yang ada di Papua.
Seperti diketahui ada penambahan empat provinsi di Papua yakni Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat.
"Jadi itu dulu yang akan kita beresin sampai tuntas. Jangan ada masalah SDM, penempatan personil, serta masalah kemanan dan kesejahteraan bisa berjalan sesuai dengan harapan," kata Puan.
Setelah hal itu rampung dan berjalan sesuai harapan, barulah pihaknya akan berfokus terhadap pemekaran Provinsi Kapuas Raya.
"Nanti setelah ini baru kita bicara lagi," katanya.
Berita Terkait
-
45 Saksi Diperiksa Terkait Kematian Dokter RSUD Nabire Mawarti Susanti, Polisi Minta Masyarakat Sabar
-
Viral Mama-mama di Papua Jual Sayur Pakai Mobil Pajero Sport
-
Mengenal Papua Lewat Festival Suara Jernih Papua
-
Polres Nabire: Kematian Dokter Mawarti Susanti karena Kekerasan
-
Pelarian Pembunuh Anggota Brimob Selama 8 Tahun Berakhir di Ujung Peluru Polisi
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
OJK Hentikan 2.263 Entitas Pinjaman Online Ilegal
-
4 Cushion Lokal dengan Hasil Setara Foundation Cair Mahal, Praktis dan Ramah di Kantong
-
OJK Terbitkan Aturan Teknologi Informasi Perkuat Keamanan Digital BPR dan BPR Syariah
-
Heboh! Pelajar SMP Diduga Pesta Narkoba di Ruang Kelas Sekolah
-
Banjir Rob Kalimantan Barat Picu Ancaman Hewan Liar Masuk Permukiman, Warga Diminta Waspada