SuaraKalbar.id - Sebanyak 13 orang tersangka kasus pengeroyokan dan pencurian terhadap pengguna kendaraan bermotor di Desa Temuyuk, Kecamatan Bunut Hulu, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil diamankan pihak berwajib.
Kapuas Hulu AKBP France Yohanes Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Joni mengatakan kejadian tersebut berawal saat ketiga korban atas nama Jumry, Rijal dan Rahmad Al Ghifari pulang dari mengantar temannya ke Desa Nanga Suruk pada Minggu (25/6/2023) sekitar pukul 00.00 WIB.
"Ketiga Anggota Ansor/Banser tersebut kemudian berhenti di depan SMPN 3 Bunut Hulu Desa Temuyuk untuk membuang air kecil dan merokok. Saat itu tiba-tiba datang sejumlah gerombolan pemuda yang menggunakan kendaraan roda dua dan menurut korban ada 11 sampai 14 kendaraan,” kata AKP Joni, dalam keterangan tertulis, dihimpun Senin (26/6/2023).
Saat itu, para pelaku tersebut langsung memukul para korban.
Ketiganya kemudian lari menyelamatkan diri ke rumah sarang walet dan kebun karet disekitar lokasi kejadian.
Pada saat ketiga korban kabur, segerombolan pemuda itupun menghancurkan kendaraan milik para korban dan mengambil karburator serta aki motor.
Tak lama usai kejadian, Polsek Bunut Hulu menerima laporan mengenai adanya kejadian pengeroyokan dan pencurian pengguna kendaraan bermotor di Desa Temuyuk, Kecamatan Bunut Hulu.
Pihaknya kemudian langsung menjemput para tersangka dirumahnya masing-masing.
“Saya dan tim Jatanras Polres Kapuas Hulu dibantu Kapolsek Bunut Hulu IPTU Dendy beserta Anggota Polsek Bunut Hulu. Sampai dengan saat ini jumlah tersangka sebanyak 13 Orang dan telah diamankan di Mapolsek Bunut Hulu Polres Kapuas Hulu. Masih tersisa satu pelaku pemukulan yang akan petugas cari,” kata Kasat Reskrim.
Akibat perbuatannya, para tersangka akan menjalani proses hukum lebih lanjut di Polres Kapuas Hulu.
“Dugaan sementara para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHPidana tentang pengeroyokan dengan ancaman pidana paling lama lima tahun enam bulan, juga Pasal 362 KUHPidana tentang pencurian dengan pidana maksimal 5 tahun,” ujar AKP Joni.
Berita Terkait
-
Jelang Armuzna, GP Ansor Kota Depok Gelar Doa Bersama
-
Sah, Chairul Lutfi Pimpin LBH GP Ansor Depok
-
Sarankan Pemkot Medan Pasang CCTV di Lokasi Rawan Begal, Ketua DPRD Sumut: Saya Sudah Minta Wali Kota
-
Tragis! Bocah di Putussibau Tewas Terlilit Tali Layang-layang di Leher, Jari Tangan Ayahnya Juga Nyaris Putus
-
Dandim Bentak Pelaku Begal yang Tewaskan Mahasiswa UMSU: Bertobat Kau!
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
Terkini
-
BRI Optimalkan Sistem Keamanan untuk Menjaga Rekening Nasabah Tetap Aman
-
BRI Hadirkan ORI030, Investasi ORI dengan Kupon Tetap Hingga 7,00%
-
BRI Peduli Dorong KWT Bogor Naik Kelas Lewat Inovasi Olahan Pala
-
BRI dan Danantara Perkuat Fundamental, Cost of Fund Turun ke 2,33%
-
BRI dan Danantara Perkuat Transformasi, Dividen Jumbo Capai Rp52,1 Triliun