SuaraKalbar.id - Seorang pria berinisial A (51) ditemukan tewas dalam keadaan terbakar di rumahnya sendiri di Jl. Tanjungpura, Gg. Tiga No. 18, Kel. Benua Melayu Laut, Kec. Pontianak Selatan, Kalimantan Barat, pada Minggu (19/11/23).
"Korban ditemukan terbakar di rumahnya," kata Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Dumaria Silalahi dalam keterangan tertulis yang diterima kalbar.suara.com, Senin.
Lebih lanjut pihak kepolisian Pontianak Selatan menjelaskan bahwa penemuan pria tewas terbakar itu bermula dari saksi AT yang mencium bau asap dan mendengar suara lemari jatuh sekitar pukul 02.00 WIB.
Saksi kemudian mengajak dua temannya untuk mencari tahu mengenai hal tersebut. Selanjutnya mereka menemukan sumber asap dan suara lemari ternyata berasal dari kamar korban.
Saat melakukan pengecekan, AT dan teman-temannya mendapati korban sudah dalam keadaan terbakar. Mereka pun berusaha memadamkan api yang membakar tubuh A dengan air.
Sementara itu, berdasarkan keterangan dari mantan istri korban yang tidak berada di TKP saat kejadian, mengungkapkan bahwa mantan suaminya memiliki gangguan jiwa.
"Hasil olah TKP Tim Inafis menyatakan bahwa korban sengaja membakar diri sendiri di dalam lemari dengan BBM Pertalite dan menggunakan korek api gas," ungkap Polsek Pontianak Selatan.
Diketahui, korban sebelumnya juga pernah ditahan di rutan Polsek Pontianak Selatan karena terlibat dalam tindakan kriminal. Berdasarkan dokumen pemeriksaan, korban memang memiliki gangguan kejiwaan.
Saat ini, jenazah A telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Baca Juga: Kalbar Peringkat 3 Kasus Online Scam TPPO Terbesar di Indonesia
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Berita Terkait
-
Kalbar Peringkat 3 Kasus Online Scam TPPO Terbesar di Indonesia
-
Polisi Tangkap Pencuri Sepeda Motor di Toko Sinar Jaya Sekadau Kalbar
-
Heboh Kasus Penyekapan 5 Karyawan PT Bintang Sawit Lestari di Sekadau Kalbar, Korban DiborgolhinggaDipukuli
-
Seorang Guru di Bengkayang Kalbar Minta Maaf Usai Bikin Video Dukung Israel hingga Sebut Hamas Teroris
-
Ibu Tega Suruh Bocah Mengemis di Lampu Merah Pontianak, Netizen Senggol Dinas Sosial
Terpopuler
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Lima Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalbar, Izin Dibekukan dan Wajib Pulihkan Lingkungan
-
BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Triwulan II 2026, UMKM Tetap Jadi Penopang Utama
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa