SuaraKalbar.id - Jelang perayaan natal 2023 dan tahun baru 1024, Panglima Dayak Pajaji beri himbauan larangan aksi pada Kamis (21/12/2023).
Himbauan tersebut diketahui disampaikan oleh Panglima Pajaji lewat selembaran yang ia bagikan di sosial media dan pesan WhatsApp Group.
Dalam pesan himbauan tersebut, Panglima Pajaji menegaskan bahwa himbauan tersebut ditujukan sebagai bentuk menjaga situasi tetap kondusif.
"Demi menjaga situasi tetap kondusif selama perayaan natal di wilayah Kalimantan Barat," tulis Panglima Pajaji.
Himbauan tersebut diketahui sengaja ditujukannya bagi sejumlah ormas dan aliansi masyarakat.
"Selama perayaan menyambut hari raya natal dan tahun baru tidak ada yang boleh mengadakan pergerakan, aksi massa, aksi demo, aksi damai dan aksi-aksi yang menganggu ketertiban selama natal dan tahun baru 2024," ujar Panglima Pajaji.
Selain itu, Panglima Pajaji turut meminta bantuan pihak berwenang untuk turut serta mengamankan sejumlah pihak jika diketahui menjalankan aksi yang telah ia sebutkan tersebut.
"Meminta kepada Kapolda Kalbar segera mengamankan pihak-pihak terkait yang mengadakan aksi-aksi massa dan aksi damai selama perayaan hari raya natal dan tahun baru," tambahnya.
Mempertegas himbauannya, Panglima Pajaji turut menyebutkan bahwa ia tak segan akan turun tangan apabila sejumlah pihak masih menjalankan aksi-aksi.
Baca Juga: 7 Pernak-Pernik Natal dan Maknanya yang Mendalam
"Bila mana surat edaran ini tidak diindahkan oleh oknum-oknum terkait, maka saya atas nama Panglima Pajaji akan mengambil tindakan tegas dan akan memproses secara hukum adat dan positif," pungkasnya.
Kontributor : Maria
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Sudah Lunas Rp54 Juta, Jemaah Haji Kalbar Masih Dibebani Biaya Tambahan Rp7,1 Juta
-
7 SD Swasta Favorit di Pontianak untuk PPDB 2026, Lengkap dengan Estimasi Biaya dan Keunggulannya
-
38 Ton Pinang Asal Kubu Raya Diekspor ke Bangladesh, Tapi Apa Khasiat dan Risikonya?
-
Telepon Itu Tak Pernah Dijawab, Charles Korban Helikopter Sekadau Pulang dalam Keheningan
-
Panggilan yang Terlewat di Tragedi Sekadau, Kisah Korban Helikopter yang Menggetarkan