SuaraKalbar.id - Berdasarkan data dari Forbes The Real Time Billionaires, Prajogo Pangestu kini menduduki posisi kedua sebagai orang terkaya di Indonesia dengan jumlah kekayaan sebesar US$54,3 miliar atau setara dengan Rp835,67 triliun (Rp15.390/US$1) pada Sabtu (30/12/2023).
Prajogo sendiri sempat menduduki posisi pertama sebagai orang terkaya di Indonesia pada Selasa (27/12/23) dengan menyingkirkan bos Bayan Group Low Tuck Kwong dan bos Djarum group R Budi Hartono dan Michel Hartono.
Prajogo Pangestu diketahui merupakan seorang pria berusia 79 tahun yang lahir pada 13 Mei 1944 di Kecamatan Sungai Betung, Bengkayang, Kalimantan Barat.
Lahir dari keluarga penjual karet, Prajogo sempat menjadi sopir angkot atau angkutan umum jurusan Singkawang-Pontianak.
Orang terkaya kedua di Indonesia tersebut kini diketahui telah menikah dan memiliki tiga orang anak serta kini menetap di Jakarta.
Mengutip dari Forbes, kekayaan Prajogo dimulai pertama kali saat dirinya memulai bisnis perkayuan pada tahun 1970-an.
Puluhan tahun menggerakan bisnis perkayuannya, perusahaan dengan nama Barito Pasific Timber tersebut kemudian go public pada tahun 1993 sekaligus mengganti namanya menjadi Barito Pacific setelah mengurangi bisnis kayunya pada tahun 2007.
Lanjut pada tahun 2007, Barito Pacific kemudian mengakuisisi 70% perusahaan petrokimia Chandra Asri, yang juga berdagang di Bursa Efek Indonesia.
Selanjutnya, tahun 2011 Chandra Asri bergabung dengan Tri Polyta Indonesia dan menjadi produsen petrokimia terintegrasi terbesar di negara Indonesia yang kemudian sebesar 15% Thaioil melakukan mengakuisisi saham Chandra Asri pada Juli 2021.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Tempat Melihat Kembang Api Malam Tahun Baru di Pontianak
Selain itu, Prajogo turut memiliki perusahaan pertambangan batu bara Petrindo Jaya Kreasi yang go public pada Maret 2023.
Prajogo mencatatkan saham perusahaan energi terbarukan bernama Barito Renewables Energy setelah enam bulan kemudian pada Oktober 2023.
Prajogo sendiri diketahui mengalami lonjakan kekayaan mulai dari tahun 2021 dengan petrokimia dan energi sebagai sumber kekayaannya.
Kontributor : Maria
Tag
Berita Terkait
-
3 Rekomendasi Tempat Melihat Kembang Api Malam Tahun Baru di Pontianak
-
Malam Tahun Baru, Polres Pontianak Buka Kemungkinan Tutup Jalan Gajah Mada
-
Viral TikTokers Nekat Sewa Kamar Hotel Terbengkalai di Pontianak: Lantai 3 Serem Banget!
-
3 Kasus Kejahatan Siber Berhasil Diungkap Polres Bengkayang, Video Telanjang jadi Alat Pemerasan
-
Menjelajahi Keindahan Alam di Pantai Tanjung Datu, Kalimantan Barat: Destinasi Liburan Tak Terlupakan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
BRI Cetak Wirausaha Baru dari Kalangan PMI, Cirebon Jadi Fokus Program
-
Dana SAL Kembali Ditempatkan, BRI Siap Dorong Akselerasi Ekonomi Nasional Lewat Pembiayaan Produktif
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional