SuaraKalbar.id - Wakil Duta Besar Polandia untuk Indonesia, Piotr Firlus, tiba di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dalam kunjungan kerja untuk menjajaki potensi kerjasama antara Polandia dan Pemerintah Kalimantan Barat. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama bilateral dalam sektor ekonomi, politik, budaya, dan ilmiah.
Pada hari Kamis, Firlus telah bertemu dengan Gubernur Kalimantan Barat untuk membahas berbagai peluang kerjasama. Selain itu, ia juga berencana melakukan kunjungan di Universitas Tanjungpura Pontianak dan bertemu dengan perwakilan dari PT. Pelindo pada hari berikutnya.
Dalam pernyataannya, Piotr Firlus menegaskan bahwa Polandia dan Indonesia telah menjalin hubungan diplomatik selama hampir 70 tahun dan terus berupaya meningkatkan kerjasama di berbagai bidang. Fokus utama kunjungannya adalah untuk mengeksplorasi potensi kerjasama di sektor maritim, energi terbarukan, kesehatan, digitalisasi, dan transportasi.
"Kami melihat Pontianak sebagai salah satu pusat ekonomi yang penting di Indonesia, terutama dalam sektor maritim. Saya mencatat bahwa Pontianak berperan sebagai pelabuhan dan terminal utama di perairan Internasional antara Kalimantan, Sumatera, dan Laut China Selatan. Dalam hal ini, Polandia tertarik untuk berkolaborasi dengan Indonesia," ujar Firlus.
Piotr Firlus menyoroti kesamaan pertumbuhan ekonomi antara Polandia dan Indonesia, mencatat bahwa Polandia, sebagai ekonomi global ke-21, memiliki GDP sebesar Rp600 miliar USD dengan populasi sekitar 40 juta orang. Ia melihat potensi sinergi dan kerjasama di berbagai sektor, khususnya di sektor maritim.
Kunjungan ini juga menyoroti peluang kerjasama ilmiah dan pendidikan antara kedua negara. Firlus menyatakan bahwa setiap tahun semakin banyak mahasiswa Indonesia yang memilih untuk belajar di Polandia, menunjukkan bahwa Polandia menawarkan lingkungan pendidikan berkualitas dan biaya hidup yang terjangkau.
"Sayangnya, perwakilan mahasiswa/Pelajar dari Pontianak belum ada yang sampai ke sana. Kita harapkan ke depan ada pelajar Pontianak yang bisa mendapatkan beasiswa pendidikan ke Polandia," tuturnya.
Dalam upaya mempromosikan kerjasama akademis, Firlus berencana untuk bertemu dengan perwakilan dari Universitas Tanjungpura, membahas kemungkinan pertukaran mahasiswa dan proyek penelitian bersama. (antara)
Baca Juga: Gara-Gara Tak Diberi Uang, 2 Bocah Pengemis di Pontianak Ganggu hingga Hina Warga
Berita Terkait
-
Gara-Gara Tak Diberi Uang, 2 Bocah Pengemis di Pontianak Ganggu hingga Hina Warga
-
Festival Cap Go Meh 2575 di Pontianak Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata
-
Geng Bonpeace Pontianak Bikin Geger! Nekat Keroyok hingga Rusak Rumah Warga, Alasannya Bikin Geleng-Geleng Kepala
-
Gerombolan Bocah di Pontianak Bikin Onar, Polisi Siap Cari Sampai ke Ujung Dunia
-
Rombongan Bocah di Pontianak Kendarai Motor Sambil Bawa Celurit, Netizen: Keren Dah Tuh...
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite
-
KUR BRI Antar Perajin Gula Merah Sumenep Tingkatkan Produksi hingga 2 Kali Lipat
-
Viral Video Tak Senonoh Tayang di Videotron Pemkab Melawi, Begini Dugaan Penyebabnya
-
Mantri BRI Buka Akses Perbankan hingga Pegunungan Toraja
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak