SuaraKalbar.id - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pontianak berhasil mengamankan enam anak di bawah umur yang terlibat dalam aksi meresahkan dengan membawa senjata tajam. Aksi kelompok ini menjadi viral di media sosial setelah belasan bocah melakukan konvoi di jalanan Kota Pontianak, Kalimantan Barat, dan bahkan melakukan pengeroyokan terhadap seorang warga yang mencoba menegur mereka.
Kasatreskrim Polresta Pontianak, Kompol Antonius Trias Kuncorojati, menerangkan bahwa kelompok ini bernama "Bonpeace", sebuah genk yang kerap melakukan tindakan kekerasan dan keributan. Menurut Trias, aksi-aksi mereka telah meresahkan masyarakat dan beberapa kali terlibat dalam kejadian kekerasan.
Pada Minggu dini hari, tepatnya tanggal 18 Februari 2024, kelompok Bonpeace melakukan pengeroyokan terhadap seorang warga setelah ditegur. Korban melaporkan insiden tersebut kepada polisi. Trias menyatakan bahwa para pelaku menggunakan senjata tajam dan bahkan merusak rumah warga.
"Mereka mengeroyok menggunakan sajam bahkan memukuli kepala pelapor beberapa kali. Setelah itu mereka kabur," kata Trias.
Polisi segera merespons laporan korban dengan melakukan penyelidikan dan pengejaran. Akhirnya, enam orang dari kelompok tersebut berhasil diamankan. Setelah pemeriksaan, mereka diidentifikasi sebagai anggota kelompok Bonpeace, namun bukan pelaku utama dalam pengeroyokan tersebut.
Trias menjelaskan bahwa keenam pelaku ini diberikan keterangan dan diminta wajib lapor, serta dikembalikan kepada orang tua mereka karena rata-rata masih di bawah umur. Meskipun demikian, polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku utama dalam aksi pengeroyokan tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan, kelompok Bonpeace diketahui memiliki akun di media sosial yang digunakan untuk menyebarkan aksi-aksi meresahkan mereka.
"Tujuan mereka melakukan aksi ini motifnya untuk terkenal dan mempertunjukkan mereka eksis," ujar Trias.
Trias menegaskan bahwa kelompok ini seringkali melakukan aksi meresahkan di beberapa lokasi, termasuk Jalan Tani dan Padat Karya, Pontianak Selatan. Beberapa kasus lain yang melibatkan kelompok ini juga telah ditangani oleh pihak kepolisian, termasuk tindakan pidana seperti penganiayaan dan curanmor.
Baca Juga: Gerombolan Bocah di Pontianak Bikin Onar, Polisi Siap Cari Sampai ke Ujung Dunia
"Meski di bawah umur, kami tetap akan melakukan penindakan hukum sesuai undang-undang yang berlaku, kami akan tindak tegas pelakunya," kata Trias.
Berita Terkait
-
Gerombolan Bocah di Pontianak Bikin Onar, Polisi Siap Cari Sampai ke Ujung Dunia
-
Rombongan Bocah di Pontianak Kendarai Motor Sambil Bawa Celurit, Netizen: Keren Dah Tuh...
-
Jadi Mall Pertama di Pontianak, Mall Matahari Kini Sepi Pengunjung dan Tak Terawat
-
Taman Bermain Jogging Track Untan Pontianak Penuh Bekas Besi Perosotan, Warga Takut Lukai Anak-anak
-
Keroyok dan Rusak Rumah Warga, Polisi Amankan 3 Remaja Pontianak Beserta Sajam
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian