SuaraKalbar.id - Kepolisian Sektor Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, sedang menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan Kantor Desa Suka Maju di Kecamatan Mentebah pada Kamis dini hari. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB ini mengakibatkan seluruh dokumen dan isi kantor desa terbakar habis.
Kepala Kepolisian Sektor Mentebah, Inspektur Polisi Satu (IPTU) Didik Rianto, mengonfirmasi bahwa kebakaran tersebut telah dilaporkan oleh Kepala Desa Suka Maju, Moh Solihin.
"Kantor desa beserta isinya berupa dokumen semua terbakar, untuk penyebab kebakaran masih kami selidiki," ujar Didik dalam keterangan kepada Antara di Putussibau, Kapuas Hulu, Kamis malam.
Menurut Didik, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk saksi mata bernama Sabri yang pertama kali melihat api. Sabri, yang saat itu hendak pergi ke masjid untuk melaksanakan shalat subuh, melihat api di atap bangunan Kantor Desa Suka Maju yang tidak jauh dari rumahnya.
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Tanjung Hilir Pontianak Timur, 1 Rumah Warga Ludes Terbakar
Sabri segera berlari ke rumah saudaranya, Samsuri, untuk meminta pertolongan. Keduanya kemudian berlari ke Kantor Desa Suka Maju sambil berteriak untuk memberitahu warga tentang kebakaran tersebut. Mereka berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Samsuri juga meminta anaknya, Yoga, untuk membantu memadamkan api dan memberitahu warga lainnya agar datang membantu. Berkat upaya warga, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.00 WIB. Namun, kebakaran telah menyebabkan kerugian yang diperkirakan mencapai Rp410 juta.
Lokasi kebakaran kini telah dipasang garis polisi untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
"Untuk kerugian diperkirakan sekitar Rp410 juta dan peristiwa kebakaran itu masih dalam penyelidikan kami," tambah Didik.
Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menentukan penyebab pasti kebakaran tersebut. Warga sekitar diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan jika menemukan informasi yang dapat membantu penyelidikan.
Baca Juga: Kebakaran Hebat di Pontianak Barat Menyisakan Duka Mendalam
Berita Terkait
-
Bakamla Evakuasi 12 ABK Kapal Motor Mutiara Ferindo 2 yang Terbakar di Perairan Banten
-
Apa Itu Visa F-2? Hadiah Sugianto, WNI Jadi Penyelamat saat Kebakaran Hutan di Korea Selatan
-
Kisah Heroik Sugianto, WNI yang Jadi 'Pahlawan' dalam Tragedi Kebakaran Korea Selatan
-
Bandara Soetta Bantah Isu Kebakaran, Deputi Komunikasi Sebut Ada Pabrik Plastik yang Terbakar
-
Ritual Leluhur Berujung Tragis: Pria Ini Diduga Picu Kebakaran Hutan Terburuk dalam Sejarah Korsel
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Penghargaan The Asset Triple A: BRI Jadi Pemenang Best Issuer for Sustainable Finance
-
10 Wisata di Kalimantan Barat yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran
-
Detik-Detik Perkelahian Maut di Sungai Rengas yang Membuat Pemuda 24 Tahun Meregang Nyawa
-
Tips Menjaga Konsistensi Ibadah Setelah Ramadan dan Pentingnya Puasa Syawal
-
BRImo Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital Sepanjang Libur Lebaran 2025