SuaraKalbar.id - Satu unit rumah mengalami kerusakan parah setelah dihantam angin kencang di Komplek Residen Bumi Khatulistiwa 5 Sungai Raya Dalam (Serdam), Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.
Insiden ini terjadi pada hari Jumat sekitar pukul 13.30 WIB.
Prakirawan Cuaca Unit Data dan Informasi Citra Radar dan Anemometer Stasiun Meteorologi Supadio, Noventia, menyatakan bahwa tidak ada indikasi angin kencang yang terpantau melalui radar pada saat kejadian tersebut.
"Dari pantauan kami di Radar, tidak terpantau adanya kondisi cuaca yang signifikan, untuk kecepatan angin sendiri maksimum yang terpantau sebesar 13 kilometer per jam," ujar Noventia.
Saat ini, Stasiun Meteorologi Supadio sedang memantau situasi untuk melihat apakah kejadian serupa akan terulang kembali.
"Ada kemungkinan terjadi kembali, namun kita tidak bisa prediksi pastinya dimana dan kapan kondisi tersebut dapat terulang kembali, oleh karena itu masyarakat diminta untuk selalu waspada karena kita tidak bisa memperkirakannya," tambah Noventia.
Salah satu warga setempat memberikan keterangan bahwa angin kencang tersebut merusak atap rumah dan beberapa kabel listrik di lokasi.
"Angin kencang rusak satu buah rumah dan beberapa kabel listrik yang ada, tidak ada korban jiwa namun kerusakan rumah di bagian atap cukup parah," ungkapnya.
Baca Juga: Viral Video Kecelakaan Beruntun di Jembatan Kapuas 2 Gegara Truk Tronton Tak Mampu Menanjak
Berita Terkait
-
Viral Video Kecelakaan Beruntun di Jembatan Kapuas 2 Gegara Truk Tronton Tak Mampu Menanjak
-
Banjir di Kuala Mandor B Mulai Surut, BPBD Kalimantan Barat Terus Lakukan Penanganan
-
2 Karyawan Indogrosir Diringkus Polisi Usai Gelapkan Barang Perusahaan Senilai Rp317 Juta untuk Judi Online
-
Tak Punya Uang Buat Beli Rokok, Pemuda di Kubu Raya Nekat Curi Kotak Amal
-
Sempat Salah Sebut Berat Narkoba yang Diselundupkan di Bengkayang, Begini Klarifikasi Pangdam XII Tanjungpura
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah