SuaraKalbar.id - Oknum Kepala Desa Pemangkat, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, dikabarkan ditangkap dan ditahan oleh Polres setempat.
Penangkapan tersebut terkait dugaan penipuan terhadap proyek senilai Rp 170 juta yang dijanjikan pada tahun 2020 lalu.
Kasat Reskrim Kayong Utara, Iptu Hendra, mengungkapkan bahwa kasus ini berkembang setelah pelapor melaporkan kejadian ke Polres akibat ketidakjelasan terkait proyek yang dijanjikan.
“Kasus penipuan janji proyek Rp 170 juta tahun 2020 karena tidak ada kejelasannya maka pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polres,” ujar Hendra.
"Pelaku ditahan sejak tanggal 28 Mei 2024. Berkas perkara telah kami kirim dan masih dalam proses pelengkapan P19 jaksa," ujar Hendra dalam keterangan resminya.
Hendra juga menambahkan bahwa meskipun ada korban lain yang mengaku menjadi korban dari oknum tersebut, namun hingga saat ini belum ada yang bersedia membuat laporan resmi ke polisi.
Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk mengungkap semua fakta terkait dugaan penipuan tersebut.
Berita Terkait
-
Kades dan Bendahara Sungai Nanjung Ketapang Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa
-
Pelaku Penipuan Rp1,1 Miliar Ditangkap di Pontianak
-
Wanita asal Sambas Viral usai Gunakan Foto Palsu untuk Peras Laki-Laki di Facebook
-
Kejari Ketapang Hentikan Penyelidikan Korupsi Desa Sejahtera Kayong Utara, Warga Kecewa
-
Demi Gaya Hidup, Kades di Kapuas Hulu Nekat Korupsi Dana Desa Rp354 Juta
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan, BRI Hadirkan 8 Kontribusi untuk Ekonomi Indonesia
-
Gempa Bumi Flores, BRI Prioritaskan Keselamatan Nasabah dan Pekerja: BRI Peduli Salurkan Bantuan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal